Kamis, 17 Desember 2009

SEA Games XXV Laos Mengecewakan! Silat Hanya Bisa Raih Dua Emas

Kamis, 17 Desember 2009 | 21:28 WIB

VIENTIANE, KOMPAS.com — Tim silat Indonesia harus pulang dengan menelan kekecewaan. Pasalnya, secara total mereka hanya meraih dua emas dari target semula lima medali pada SEA Games XXV 2009 di Gedung Lao ITTEC Vientiane, Kamis (17/12/2009).

Satu tambahan emas dari empat pesilat Indonesia yang tampil di final pada pertandingan hari terakhir itu diraih oleh I Komang Wahyu Purbayasari di kelas 70 kg, menyusul satu emas dari nomor ganda putra yang diraih beberapa hari sebelumnya.

Komang, pesilat terakhir Indonesia yang tersisa, mengalahkan Min Swe dari Myanmar dengan skor telak 5-0.

Seusai pertandingan, Komang mengatakan bahwa ia hanya berusaha mengikuti instruksi pelatih Catur Indro agar tampil lebih tenang dan sabar menunggu saat untuk menyerang.

"Selain itu, lawan saya dari Myanmar ternyata tidak terlalu bagus. Saya justru harus bekerja keras pada babak-babak sebelumnya," kata pria kelahiran 22 September 1986 itu.

"Selain itu, saya juga sudah bertekad kepada diri sendiri bahwa saya datang sendiri bukan untuk kalah, melainkan untuk membawa medali emas," kata Komang yang sekarang tercatat sebagai anggota Polda NTB dengan pangkat briptu.

Dukungan langsung yang diberikan Mennegpora Andi Mallarangeng, Ketua KONI-KOI Rita Subowo, dan Ketua Kontingen Alex Noerdin ternyata belum cukup untuk memompa semangat atlet untuk meraih kemenangan.

Dari empat nomor final yang diikuti tim silat Indonesia pada pertandingan hari terakhir cabang tersebut, hanya satu medali emas yang diraih melalui Komang.

Dari tiga nomor final sebelumnya, pesilat Indonesia berguguran satu demi satu. Ini diawali oleh Pujo Hanoko di kelas 60 kg putra.

Pujo tidak bisa berbuat banyak dan menyerah dengan skor telak 0-5 dari Nguyen Ba Trinh dari Vietnam. Pesilat asal Bali, Ni Nyoman Suparniti (kelas 65 kg), yang diharapkan menambah perolehan emas agar tidak semakin terpuruk, juga menyerah kepada pesilat Vietnam, Nguyen Thi Phuong Thuy, dengan skor 1-4.

Sementara itu, M Sodik yang bertanding di kelas 65 kg juga kalah telak 0-5 dan kali ini kepada pesilat Thailand, Chaiwat Nimma.

Manajer tim Bambang Rus Effendi secara khusus menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, terutama masyarakat silat, karena hanya mampu merebut dua emas dan gagal mempertahankan gelar juara seperti di SEA Games 2007. Kala itu, perwakilan Indonesia di cabang tersebut meraih lima emas.

Dengan berakhirnya cabang pencak silat yang total mempertandingkan 17 nomor, Vietnam keluar sebagai juara dengan meraih enam emas, empat perak, dan satu perunggu, disusul oleh Malaysia dengan empat emas dan enam perak.

Thailand berada di peringkat ketiga dengan dua emas, empat perak, dan empat perunggu atau unggul selisih perak dengan Indonesia yang juga meraih dua emas, tetapi dengan tiga perak dan tiga perunggu.

Bagi Indonesia, ini adalah hasil terburuk di SEA Games setelah di Hanoi pada 2003 yang hanya merebut tiga emas.

- Perolehan medali untuk cabang silat:

Vietnam 6 4 1
Malaysia 4 0 6
Thailand 2 4 4
Indonesia 2 3 3
Singapura 1 2 5
Laos 1 2 4
Brunei 1 0 3
Myanmar 0 1 1
Filipina 0 1 1



Editor: lou

Sumber : ANT

Rabu, 16 Desember 2009

Musuh Bebuyutan di Final Pencak Silatseagame2009


Rabu, 16 Desember 2009 | 17:08 WIB

JAKARTA, Kompas.com - Pesilat putri nasional Ni Nyoman Suparniti akan bertemu atlet Vietnam Nguyen Phuong Thuy untuk keempat kalinya ketika keduanya berhadapan di final pencak silat kelas D putri SEA Games XXV Laos, Kamis (17/12).

Dalam laga di Hall 3 gedung Lao ITECC nanti, Nyoman merupakan satu di antara empat atlet Indonesia yang akan tampil di antara 13 nomor final yang digelar secara berurutan sejak pukul 09:00 dan Nyoman kebagian tampil pada partai kelima pukul 10:20.

"Saya sudah tiga kali bertemu dengan dia (Phuong Thuy). Dari tiga kali pertemuan itu saya menang dua kali sehingga sudah hafal dengan gaya dia bertanding. Mudah-mudahan saya bisa mengatasinya kalau seandainya bertemu dia lagi di final," ujar Nyoman sebelum keberangkatan ke Laos.

Atlet kelahiran Bakas, Bali, 17 Mei 1984 dan berbobot 61 kilogram ini pertama kali bertemu Nguyen Phuong Thuy adalah di Kejuaraan Dunia 2004 di Singapura, ketika itu Nyoman meraih medali emas. Nyoman kemudian menang lagi di ajang Asian Martial Arts Games I Thailand pada Agustus lalu.

Nyoman dihentikan lawan yang sama pada babak awal SEA Games 2005 di Filipina. Namun ia kemudian berhasil mengharumkan bangsa lewat prestasi emasnya di ajang SEA Games 2007 Thailand dan Asian Beach Games 2008 Bali di kelas D putri.

Kini Nyoman kembali maju ke final setelah di semifinal menundukkan atlet tuan rumah Laos Bouaphay di semifinal 14 Desember lalu. Sedangkan Phuong Thuy menyisihkan atlet Thailand Jongdee Hemkaeo.

Selain Nyoman, tiga atlet Indonesia lainnya yang tampil di final adalah Pujo Janoko, M Sodik dan I Komang Wahyu. Pujo Janoko akan berhadapan Nguyen Ba Trinh (Vietnam) di kelas C (55-60kg) pukul 09:20. M Sodik melawan Chaiwat Nimma (Thailand) di kelas D (60-65kg) pukul 15:00, sedangkan I Komang Wahyu berhadapan Min Swe (Myanmar) di kelas E (65-70kg) pukul 15:30.

Jadwal pertandingan final pencak silat selengkapnya seperti dikutip dari situs Panpel (LAOSOC) adalah:
- 09:00 Kelas A 45kg-50kg - Putri : Le Thi Phi Nga (Vie) vs Boutsady (Lao)
- 09:20 Kelas C 55kg-60kg - Putra: Nguyen Ba Trinh (Vie) vs PUJO JANOKO
- 09:40 Kelas B 50kg-55kg - Putri : Huynh Thi Thu Hong (Vie) vs Dinniyati Julami (Sin)
- 10:00 Kelas F 70kg-75kg - Putra : Truong Van Mao (Vie) Mohd Fauzi (Mas)
- 10:20 Kelas D 60kg-65kg - Putri : NI NYOMAN SUPARNITI (INA) vs Nguyen Phuong Thuy (Vie)
- 11:00 Kelas G 75kg-80kg - Putra : Vu The Hoang (Vie) vs Shakir Juanda (Sin)
- 11:00 Kelas E 65kg-70kg - Putri : Le Thi Hong Ngoan (Vie) vs Monruthai B (Tha)
- 11:30 Kelas H 80kg-85kg - Putra : Chanon Untakool (Tha) vs Faizal Abdullah (Mas)
- 14:30 Kelas A 45kg-50kg - Putra : Moh Hafiz (Mas) vs Okhe Botsavang (Lao)
- 14:30 Kelas B 50kg-55kg - Putra : Nanthachai (Tha) vs Tran Van Toan (Vie)
- 15:00 Kelas D 60kg-65kg - Putra : M SODIK (INA) vs Chaiwat Nimma (Tha)
- 15:00 Kelas C 55kg-60kg - Putri : Emy Latip (Mas) vs Jutarat Noytapa (Tha)
- 15:30 Kelas E 65kg-70kg - Putra : Min Swe (Mya) vs I KOMANG WAHYU (INA)

CAY

Editor: cay

Sumber : ANT

http://m.kompas.com di mana saja melalui ponsel, Blackberry, iPhone, atau Windows Mobile Phone Anda

Jumat, 04 Desember 2009

keindahan Purnama terjebak dalam ketenangan Malam

Barangkali sudah fitrah
lagu harus terpaut pada melodi
rembulan penyempurna malam
dan pagipun riang dengan nyanyian camar
merenda serpihan hati yang mungkinkah
sempurna dengan teduh senyummu utuh....?

Adalah hari temani mimpi
yang mungkin terbang bersama angin kepagian
adalah mimpiku bersamamu
untuk menelusuri dimensi surgawi kehidupan

Malam......
tamaram tanpa purnama
sekali lagi aku resah tak berbentuk
manakala senyummu hadir dikesunyian hati
oo....adakah rasa yang sama senada.....
senadakan ketelingsutan jiwa yang hampa
nan suakan hasrat seolah esok
merenda purnama kembali diteduhnya senyum malam

Ah....
Sekiranya sang malam bisa mengungkap
cahaya purnama yang bias,
Mungkin purnama tak seresah pungu' meratap dalam kesunyian yang tak bermelodi
namun hasrat seolah terhenti
ketika malam menandakan ragu yang membiru.

Jika malam tahu purnama tulus dan selalu tetap menerangi
walau awan menghalangi,
mendung menutupi,
akankah malam mengerti dan menguak rasa keraguan yang membiru...?
sehingga lagu tetap bermelodi.

Purnama terapung di jeda-jeda zaman penggilasan
tanpa pegangan pun tanpa lentera pembawa terang
hanya kesetiaan hati menerangi mimpi di ujung serpihan perjuangan di jogja
akankah makna purnama temui bersama tapak-tapak senyum malam...?

MENUJU KETENANGAN JIWA....?
LEBUR DALAM ILAHI SANG PENCIPTA MALAM DAN PURNAMA

Biarlah lagu terus.....dan terus menemukan melodinya
dalam keindahan purnama dan ketenangan malam.


wisma ambera jogja, jum'at 04 desember 2009

mba' Siti Aisyah di alam sana.dengarkan ade'mu ini yang sedang bertanya

saat malam mulai merampas hening
aku hanyut dalam heningnya.
ah ....dia selalu mmbayangi.
ah...aku tidak ingin jatuh cinta untuk saat ini
mba' Siti Aisyah.
tolong Ade'mu ni.
aku tahu,kamu tidak bisa membelai kepala aku yang penuh dengan isi
namun bisa aku rasa tanganmu yang lembut memegang pipi aku dengan kasih sayang di alam suci
aku telah mengenalnya sejak kecil namun tak sampai 1 bulan aku telah lebih mngenali.
dia beda dengan wanita lain & denyutan jantung aku tak pernah sekencang ini.
ketika melihat fotonya dalam sudut mataku.
ah gadis pondok berkerudung sungguh senyum kamu sangat bening di hati.
dia sangat pintar dan lebih pintar dariku.
sejenak aku larut dalam sejarah wanita yang pernah mengisi ruang di hati ini
kenapa aku di takdirkan menyukai wanita yang lebih pintar dari diri.
ah...
mba',tlong ade'mu ini.
q tidak ingin tertipu dengan denyutan sesaat ini.
seperti yang telah berlalu.
walau aku tahu aku tidak bisa menilai .
apakah ini denyutan sesaat atau tidak.


06/11/2009
di sudut net kota jogja

Rasa

RASA

terasa malam sudah mulai melarut
suara binatang malam berlomba-lomba menunjukkan suaranya yang merdu
suara katak yang dominan suara bas
suara jangkrik yang dominan suara sopran
dan suara burung2 malam seakan menyihir suasana malam yang cekam
menjadi suasana romantis

di ujung langit
bulan dengan menunjukkan separuh dari badannya
seakan ingin menyapa malam
bintangpun dengan kedipannya laksana mata wanita bali
menambah harmoni dunia malam

sungguh indah dunia malam
salah satu tanda kebesaran Tuhan
akupun terlena dalam kebesaranNYA
selanjutnya terasa cintaku padaNYA mengalahkan cintaku pada ciptaanNYA

telingaku mengangkap suara binatang2 malam
mataku melihat bulan yang malu2 dan bintang yang berkedip
namun, otakku perlahan memasuki dimensi yang beda
dimensi cintaku pada kaum hawa yang pernah singgah di hatiku
indra-indraku pun tertutup

kini terasa cintaku pada kaum hawa seakan tak terasa lagi
seakan terhisap oleh wanita2 yang pernah ada di hatiku
ada apa ini.................?

apakah karena tidak ada kaum hawa yang mampu mencuri hatiku saat ini......?
jika ia,
aku yakin suatu saat pasti ada karena Tuhan tidak mungkin salah mencatat
atau karena cintaku pada MU ....YA ALLAH....yang mengalahkan cintaku pada kaum hawa...?
jika ia...
ijinkanlah aku mencintai kaum hawa karena cintaku padaMU...

suara sebutir kelapa jatuh dari tangkainya
keras sekali suaranya
membuat aku terbangun dalam pikiranku yang mulai menjauh
dan suara katak, jangkrik serta burung2 malam kembali terperangkap oleh telingaku
bulan yang malu2, bintang2 yang selalu berkedip
dan peristirahatan tokoh-tokoh besar di barat hadapanku pun
kembali terwujud dalam mataku.

selanjutnya akupun kembali dalam bulir2 tasbihku.....


30 maret 2002
congkop ponpes miftahul ulum x-sat jember jawa timur.

BELAJAR ARTI HIDUP DARI GUNUNG RAUNG

BELAJAR ARTI HIDUP DARI GUNUNG RAUNG

Sore itu aku menaiki gunung kecil di barat rumahku
Gunung kecil yang dominan dihuni oleh tanaman bambu
Dan empat makam leluhurku
Kakekku, mertua kakekku, ibu dari mertua kakekku
Satu lagi makam mungil anak dari sepupuku

Terlihat gunung RAUNG di timur ujung mataku
Sejak kecil aku selalu memandangnya
Ketika malam terkalahkan oleh sinar mentari
Pun ketika sinar mentari lelah menyinari bumi

Tak ada teman atau saudara yang menyukai kebiasaanku
Memandang gunung sampai teriakan ibuku memanggilku untuk sekolah
Memandang gunung sampai teriakan ibuku memanggilku untuk mengaji
Ta’ ada bosan ta’ ada jemu
Akupun heran dengan kebiasaanku
Apalagi orang tuaku….he…..he….

Namun saat aku terharuskan pergi dari rumah
Pergi untuk mengetahui luasnya dunia
Tak terasa waktu berjalan dengan cepat
Telah 10 tahun aku tidak setiap pagi dan sore memandang gunung

Gunung itu masih seperti dulu
Seperti aku lihat pada masa kanakku
Hanya arti gunung itu yang berubah
Berubah sejalan dengan umurku

Sepintas aku menghentikan otak sejenak
Mengingat arti gunung dari sudut mata aku kecil
Gunung itu tegap
Gunung itu angkuh
Gunung itu indah
Gunung itu tinggi dan besar
Namun ketika fantasi menjelma

Gunung itu tak jauh beda dengan gunung kecil di barat ruMahku,
Terlihat dikejauhan besar
Namun tatkala kaki menginjakkan kaki pada ketinggiannya
Gunung itu kecil.
Tak ada keangkuhan, tak ada ketegapan, keindahanpun terkalahkan dengan keindahan sejauh mata memandang dari atas gunung.

Namun sejalan dengan umur bertambah
Bertambah pula arti gunung itu bagiku
memberi pengertian dalam hidup

gunung itu tinggi
seakan menentang langit
mengajari akan sebuah makna
manusia harus berani punya cita-cita
kaki boleh menginjak bumi
tapi cita-cita harus setinggi langit

gunung itu indah
namun keindahannya pupus ketika kaki menginjakkan kaki di atasnya
mengartikan sebuah makna akan ada keindahan yang melebihi keindahan2

Gunung itu mengkerucut keatas
Sebuah tanda segala sesuatu akan kembali padaNYA
Gunung itu selalu menerima apapun yang menerpanya
Namun akan menyapa ketika alam tidak seimbang.
Longsor, kebakaran, banjir bandang.

Gunung itu besar ketika terlihat dari kejauhan
Namun kebesarannya luntur ketika kaki berada pada ketinggiannya
Apakah ini yang dinamakan arti
Seorang yang besar tak ada apa-apanya ketika berada pada ke-mahaanNYA
Pada kekuasaan Tuhan

Terasa sombong tak patut
Terasa angkuh tak bisa
Terasa paling benar sendiri pun tak pantas


Akupun belajar dari gunung
Belajar tentang hidup
Hidup tergambar dari salah satu ciptaan Tuhan
Yaitu
GUNUNG


17 september 2009(di atas gunung kecil barat rumahku-jember)

TRADISI KRITIK DALAM ISLAM

TRADISI KRITIK DALAM ISLAM
Oleh:
Bahroni Abusiri Q

Kritik bukan sesuatu yang asing dalam Islam, sejak awal kelahirannya, Islam ditandai turunnya lima ayat pertama surat Al-‘Alaq ini menuntut kepada manusia (dalam konteks pertama kepada nabi Muhammad) agar membaca proses sejarah yang terjadi di masyarakat secara kritis. Dalam ayat lain (QS.Al-Baqarah/2: 30), Tuhan menetapkan keputusan-Nya menciptakan seorang kholifah di bumi disertai kritik tajam dari malaikat beserta beserta argumentasinya yang relevan dan bagus.
Karena kritik tersebut, maka banyak ilmu pengetahuan yang muncul dan beranekaragam. Nabi Adam melalui pengajaran-Nya, Tuhan mengkritiknya ketika tidak mau mematuhi perintah-Nya. Dengan kritik pula Nabi Adam dan Siti Hawa diturunkan ke bumi. Di bumi mereka menemukan banyak pengalaman yang kemudian memunculkan pengetahuan.
Banyak ayat Al-Qur’an berupa kritik terhadap peristiwa yang dialami Nabi Muhammad dan sahabatnya, bisa juga berupa kritik terhadap manusia ketika tidak memahami kehendak Tuhan, manusia banyak dikritik dengan terma yang sangat pedas. Seperti, “apakah kalian tidak berfikir ?”,”apakah kalian tidak merenungkan ?”, dan seterusnya.
Memang ada firman Tuhan yang sifatnya bercerita namun cerita tersebut dalam studi Muhammad Ahmad Khalafullah yang berjudul “Al Fann Al-Qashas fi Al-Qur’an Al-karim”, tidak seluruhnya bermaksud informasi, melainkan menyimpan pesan-pesan khusus yang memerlukan studi tersendiri. Banyak hal yang membuktikan bahwa Islam memiliki tradisi kritik yang sangat kuat. Pertama, Al-Qur’an sendiri adalah mukjizat wacana kritis, berbeda dengan nabi-nabi sebelumnya yang selalu disertai dengan mukjizat ( kesaktian mistik ) dan Nabi Muhammad disertai mukjizat yang sangat rasional dan revolusioner.
Al-Qur’an bukan hanya menceritakan sejarah- sejarah sosial, melainkan juga memberikan bekal pemahaman kepada manusia dalam kehidupan dan penciptaan peradaban. Terma-terma yang dipakai Al-Qur’an tidak mistis dan dan mensisir pembacanya. Namun dengan cerdas dan kritis mengajarkan kepada manusia tentang makna kebersamaan, persaudaraan, kesetaraan, keadilan dan sederet nilai-nilai kemanusiaan lainnya. Jika dicermati Al-Qur’an adalah (kitab) yang paling percaya diri di dunia. Sejak awal berani menentang siapa saja yang tidak mempercayai dirinya. Banyak ayat-ayat Al-Qur’an yang menentang siapapun yang ingin menandingi kehebatannya denga menciptakan karya serupa.
Kedua, Nabi Muhammad adalah tokoh historis bukan mitos dalam pergaulannya denga para sahabat, Beliau bukanlah sosok yang otoriter dan anti kritik, sejarah perang dalam masanya selalu diiringi dengan perdebatan strategi antara dirinya dengan para sahabat, perang Uhud merupakan satu contoh bagaimana Kholid bin Walid menjadi pemenang adu argumen yang kemudian oleh Nabi diserahi sebagai panglima perang. Ketiga, masyarakat yang mencocoba mengembangkan pesan-pesan Nabi Muhammad melalui piagam Madinah adalah masyarakat yang sangat menghargai pluralitas. Kehidupan masyarakat tersebut sangat menghargai perbedaan agama dan suku. Perbedaan bukan dipahami sebagai sebagai potensi konflik, melainkan difahami sebagai potensi dinamis yang saling menjaga. Keempat, biografi para ulama’ salaf menunjukkan adanya tradisi ijtihad yang sangat kuat, mereka dengan keshalihan dan kedalaman pengetahuannya senantiasa memahami pengetahuan ulama’ lain dan denga penghormatan yang luar biasa. Akan tetapi , berbeda dengan pengertian penghormatan yang bermakna ketundukan yang tak beralasan, penghormatan mereka diwujudkan dalam tradisi kritik yang baik diwujudkan dalam produksi karya-karyanya.
Imam Syafi’I menghormati gurunya Imam Malik melalui karya-karyanya seperti Al-Umm. Demikian pula bagaimana Imam Ahmad bin Hambal membuat karya yang berbeda dengan gurunya Imam Syafi’I, mereka tidak menempatkan pandanganmya secara idiologis tertutup, namun sebaliknya terbuka dengan pandangan manapun dan saling menghormati.
Manusia diberi potensi yang luar biasa oleh Tuhan berupa akal selain potensi nafsu liar. Dengan kedua potensi tersebut manusia dituntut berfikir dan mengatur strategi bagaimana menyeimbangkan keduanya. Berfikir dan mengatur strategi masyarakat dengan saling mengkritik, karena dengan saling mengkritik manusia menjadi lebih baik dan kreatif. Sejarah intelektual Islam mencatat perkembangan luar biasa dalam pengetahuan dan kebudayaan ketika “kritik menjadi tradisi”.
Para pemikir Islam selalu melakukan analisa yang tajam untuk menetapkan pikiran-pikirannya. Analisa bisa terjadi ketika kritik menjadi landasan. Tanpa kritik tak akan ada analisa. Pengetahuan menjadi terlepas dari praktis, pengetahuan menjadi hanya berbusa-busa tanpa makna persentuhan dengan tradisi kemanusiaan. Padahal Islam diturunkan untuk manusia yang menyejarah. Salah satu kekuatan Islam adalah eksistensi Al-Qur’an yang tumbuh dan berjalan seiring dengan tradisi kenabian yang dikembangkan oleh umat Islam. Al-Qur’an secara spiritual terpelihara dengan praktek ibadah dan secara intelektual selalu diperdebatkan ulang.
Seluruh variabel ini saling mendukung sehingga melahirkan mekanisme kontrol dan dorongan inovasi secara terus menerus sepanjang sejarah islam. mekanisme kontrol variabel dan tarik menarik antara berbagai aliran-aliran bisa berjalan dengan sehat karena ada kritik yang berkelanjutan secara sportif. Mekanisme kritik diri seperti inilah yang pada gilirannya akan melahirkan pikiran-pikiran alternatif yang ideal.
Satu hal yang mudah disimpulkan adalah bahwa islam memiliki konsistensi dan tradisi kritik yang luar biasa, Islam menjadi berkembang dengan menciptakan banyak karya seni dan kebudayaan dan seterusnya karena adanya kritik sebagai tradisi. Oleh karena itu sangat ironis jika ada diantara kita yang alergi terhadap kritik. Apakah itu terjadi saya, anda, ataupun orang lain ?. hanya andalah yang bisa menjawabnya.

25 Agustus 2009. di wisma ambera jogja

melayang

melayang...

Allah berilah hidayahmu
aku mohon.....
detak jantungku terasa berhenti
ketika aku sadar
aku telah melewati batas jurang

melayang....

kaki terasa tak berpijak
terasa tanah sulit di injak
pikiran kalut melayang tak kuasa menangkap jaring laba2 erat
badan terasa bergetar
bagai disambar petir di siang terbakar

melayang...

aku terasa di dua ruang yang terbatas tipis
namun lebih condong di ruang gelap
Allah ampuni aku karena telah mensiakan waktumu
berilah aku setitik kesempatan
agar tak meruang dalam gelap

berilah aku kesempatan kemurahan
pada hamba-hambamu
yang punya rumah dalam pagoda kecilmu

berilah aku setitik kasih
pada hamba-hambamu
agar diri bisa menebus debu
kepada yang membesarkanku

melayang...

aku tahu
salah, dosa, adalah milikku
namun engkau maha pemurah
dan aku yakin hanya kepadamu
aku menyembah dan meminta tolong

melayang...
berilah hidayahmu dalam pikiranku yang melayang....

amin....


Ruang PD 1, uy,UIN suka JOgja.20/08/2009

ketika rasa itu datang

ketika rasa itu datang
serasa tubuh yang mengakar
diri berdebar tak karuan

ketika rasa itu mengguncang
serasa dahsyatnya gempa pukul 05.55 wib selama 57 detik. 5,7 sk
hari sabtu 27 mei 2006 di jogja silam

ketika rasa itu meledak
sedahsyat bom2 teroris yang biadab

ketika rasa itu mengguncang
guncangnya seperti gunung merapi
yang mual dan akhirnya memuntahkan isi perutnya

ketika rasa itu menuntut
pikiRAN menjadi cerdas untuk memenuhi tuntutan

ketika rasa itu hadir
diri tanpa sadar terkurung dalam dimensi ruang dan waktu

ketika rasa itu datang
tak jarang manusia terus hidup karenanya

ketika rasa itu ada......

apa itu.....

itu adalah


CINTA..........

sang malam menertawakanku

semilir angin menghembus tulang
sepintas cahaya rembulan malu-malu dibalik tirai
cahayanya mengintip dari balik kelambu awan
serasa malunya seperti seorang desa

aku dengan ke akuan ku
sepi dalam keramaian
menundukkan hati
menyibak tirai hidup
yang seolah gelap

aku dengan ke akuan ku
mencoba menata yang seharusnya tertata
menyatukan serpihan-serpihan semangat
semangat yang perlahan terkikis atas satu nama
nama itu adalah WAKTU

waktu begitu cepat terasa di jogja
seolah diri terdekte oleh waktu
waktu dengan keangkuhannya
bergerak
bergerak tak kenal apa

aku dengan ke akuanku
menundukkan hati yang menganga
berbicara pada nurani
bukan untuk siapa-siapa...
bukan untuknya...
bukan untuk dia...
bukan untuk mereka...
tapi untuk ku
kepada nya
kepada dia
kepada mereka

aku dengan ke akuan ku
berbicara pada nurani
nurani yang terselubung oleh amarah
nurani yang terselubung oleh keinginan yang hampa.

nurani berkata
namun lebih tepatnya
MENGEJEK
atas diri
walau diri menyadari
semangat seorang manusia takkan selamanya
selamanya dalam semangat
pada titik tertentu akan mengalami fluktuasi
mengalami naik turun.
tapi diri menyadari
saat-saat tertentu diri tak bisa menerima kemunduran semangat.
untuk berkarya
untuk berbuat
untuk yang ada disekitar merasa senang
gembira, terlindungi,nyaman
dengan kehadiran diri.

tapi diri tak bisa ditolak mengatakan
semangat bersembunyi dalam waktu.
akan kah aku mencari semangat itu...?
di luar diri....?
namun kepada siapa...?
apakah kepada rembulan,...?
apakah kepada angin malam...?
apakah kepada sang bintang ...?
yang setia menemani sang rembulan..
apakah sudah saatnya ku mencari sesosok
siti khojidah yang dengan kelembutannya
menemani sang nabi Muhammad yang sok,gemetar, keluar keringat dingin,
sekaliber nabi yang terasa otak terhenti
logika tak kuasa
pikiran tak bisa berfikir
saat menerima wahyu pertama...

dengan kelembutan siti khodijah
nabi menemukan otaknya
nabi menemukan dirinya
nabi menemukan logikanya
nabi menemukan pikirannya
nabi menemukan obsesinya
nabi menemukan semangatnya

apakah sudah saatnya aku mencari sosok siti khodijah....?
apakah sudah waktunya...?
diri hanya bisa tertawa
ditemani sang malam yang mulai tergilas pagi
di temani bintang dan rembulan di atas sana
di temani angin malam yang menusuk tulang
seakan mereka berbisik.

semangat....!

Jumat, 27 November 2009

DALAM KERETA BESI

BERSAMA KERETA BESI
diri meninggalkan jogja
diri menuju jember
07.30 kereta besi berjalan
berangkat meninggalkan jogja
diri melangkahkan niat
diringi oleh teman sebelah kost
warna dan bau harum tanah jogja sejenak aku hirup
sebelum peluit panjang pertanda kereta besi berjalan.
dalam kereta besi berjalan
aku bertemu wanita cerdas
secerdas tubuhnya yang gemuk yang tak terbantahkan
sampai ketika tangannya menggenggam
lekuk-lekuk tangannya tak terlihat
dalam kereta besi berjalan
aku bertemu dengan seorang ibu dan anaknya
ibu yang tegar, terlihat dari lekukan dahinya
seorang anak yang pemalu dann cerdas
kulihat dari pandangan matanya dan sedikit kata yang terucap.

terbesit dalam hati..
kenapa aku sering bertemu dengan orang2 ini...? seorang ibu yang tegar dan anak2nya?
dalam kereta besi berjalan

kata terlontar dalam ucapan
memberontak menjadi sebuah ucapan
yang tak henti menciptakan harmoni wawasan
sungguh mengasyikkan

dalam kereta besi berjalan
hawa panas mulai menyelubungi suhu
menyelubungi seperti atmosfer yang menyelubungi bumi
pengap, panas, itulah kereta besi ekonomi
kereta termurah sri tanjung jurusan yogyakarta-banyuwangi

dalam kereta besi berjalan
bau dari berbagai bau muncul menjadi pewangi
bahkan harum dari berbagai harum tak kuasa menahan pengapnya udara

dalam kereta besi berjalan
bau dari berbagai bau
harum dari berbagai harum
tak kuasa menahan sejuknya pemandangan di luar kereta berjalan
selaksa menjadi obat. pengapnya udara.

hamparan sawah yang membiru
gubuk-gubuk mungil menambah harmoni pemandangan
sepintas burung-burung bermain di sawah
ada yang terbang,
ada yang bercanda-canda di atas pucuk padi
di pucuk padi yang mulai menguning
terlihat diluar kereta api berjalan
daun-daun pisang menyapa kepergianku meninggalkan jogja
seakan-akan menyapa kepergianku menuju jember...,
"ojo lali bali menneh, urus skripsine, ndang lulus"......!

indah...indah.
itulah penggambaran yang tidak bisa ditolak
kebebasan dari hiruk pikuk kota
kebebasan dari hiruk pikuk msuara kereta besi sejenak.

dalam kereta besi berjalan
tak terasa beratus-ratus bahkan berjuta-juta kata menggema
menggema diiringi oleh suara kereta besi yang berisik
yang berisiknya menimbulkan keindahan tersendiri
jas...jus...jas...jus...tut...tu....t...tu...t.
"sungguh sangat indah bahkan keindahannya melebihi arti dari kata indah itu sendiri".
saat kata-kata tertulis
roda kereta besi sudah benginjak tanah jember.
jember tersiram hujan
itulah sepintas yang aku lihat
dingin , sejuk
mengobati pengapnya , dan panas yang telah aku alami
jaketkupun tak kuasa untuk dipakai
seakan jaket memanggil...
pakai aku.....!
pakai aku.....!
diripun tak kuasa menolak panggilan jaket.
dan sebelum aku menyelesaikan tulisan ini
jaket sudah membalut tubuhku dalam hangat.
jember....i love you full


Dalam kereta sri tanjung gerbong tiga, 15 oktober 2009

Di balik senyumnya aku melihat sebagian jiwaku

set seset maloko riya' bu'u' ben maloko,
begiagin kabudu'na,
duh oreng bini' sereddin bedeh se endi' dikoh,
atenah guleh duh senneng ka be'na,

set seset gedding riya' gembeng gedding,
riya' kanak reng se raddin
semege'eh orengah genteng.

duh raddin onggu be'na le'.
30 oktober adalah waktu keramat bagiku
entah bagi dia atau mereka2.
aku tidak pernah melihatnya tersenyum bahkan tertawa.
namun pada 30 oktober itu aku melihatnya tersenyum
tersenyum di sudut mataku dan meresap ke hatiku.
walau tak tersenyum dihadapanku.
cukup membuat denyut nadi dan jangtungku tak berirama.
dan aku belum pernah merasakan sekacau ini.
di balik senyumnya aku melihat sebagian jiwaku
entah kenapa....?
atau mengapa...?
Logika terasa tak mampu berfikir
selaksa logika terhenti oleh senyumnya.
ah....apakah ini sebagian jiwaku yang hilang....?
atau hanya angin berlalu...?
seperti wanita2 yang pernah menghampiriku...
dia terlalu pintar bagiku
namun jika boleh aku memohon
ya robbi...aku ingin dia...
tapi suatu saat.
karena aku sedang mengejar cita2ku dan dia pun ingin menggenggam dunia dalam tangannya.
dan jika engkau memberi ijin akan aku terjang tembok2 keraton putih atas ijinMU

AKU TERJEBAK DALAM SENYUMNYA
DAN AKU MELIHAT SEBAGIAN JIWAKU ADA DALAM SENYUMNYA.
BIARLAH AKU TERUS TERJEBAK.
DAN JIKA AKU DIBERI KESEMPATAN BERSAMANYA
AKU TIDAK AKAN MENYIA2KANNYA....
ITU SAJA.

Selasa, 10 November 2009

sesepuh PSHT cab Sleman dan cab jogja(mas Salyo Harsoutomo


mas salyo lahir pada tahun 1917 dan meninggal pada tahun 1985. beliau adalah seorang warga pertama yang mengibarkan bendera PSHT dan melatih pada tahun 1930 dan mengesahkan thn 1933.antara lain mas sis pelatih mas imron. dan mas imron pelatih dari mas Larjo.tempat latihan pertama di jogja adalah di Gendeng selatan kampus UIN sunan kali jaga yogyakarta. mohon jika ada waktu para saudara2 warga da ade'2 siswa cabang jogja dan cabang sleman untuk nyekar ke makam beliau. sebagai rasa terimakasih atas jasa2nya. semoga jasa2nya di terima olehNYA ..amin
(edisi penelusuran sejarah PSHT prov. jogja)

Minggu, 01 November 2009

MUKADIMAH PSHT

MUKADIMAH PSHT
Bahwa sesungguhnya hakekat hidup itu berkembang menurut kodrat iramanya masing-masing menuju kesempurnaan; demikian pun kehidupan manusia sebagai mahkluk Tuhan yang terutama, hendak menuju keabadian kembali kepada causa prima titik tolak segala sesuatu yang ada, melalui tingkat ke tingkat namun tidak setiap insan menyadari bahwa apa yang dikejar-kejar itu telah tersimpan menyelinap di lubuk hati nuraninya.
SETIA HATI sadar menyakini akan hakiki hayati itu dan akan mengajak serta para warganya menyingkap tabir/tirai selubung hati nurani dimana “SANG MUTIARA HIDUP” bertahta.
Pencak silat salah satu ajaran SETIA HATI dalam tingkat pertama berintikan seni olah raga yang mengandung unsur pebelaan diri untuk mempertahankan kehormatan, keselamatan dan kebahagiaan dari kebenaran terhadap setiap penyerang; dalam pada itu SETIA HATI sadar dan yakin bahwa sebab utama dari segala rintangan dan malapetaka serta lawan dari kebenaran hidup yang sesungguhnya bukanlah insan, mahkluk atau kekuatan yang diluar dirinya; Oleh karena itu pencak silat hanyalah suatu syarat untuk mempertebal kepercayaan kepada diri sendiri dan mengenal diri pribadi
Maka SETIA HATI pada hekekatnya tanpa mengingkari segala martabat-martabat keduniawian, tindak kandas/tenggelam pada jajaran Pencak Silat sebagai pendidikan ketubuhan saja, melainkan lebih menyelami kedalam lambang pendidikan kejiawaan untuk memiliki sejauh-jauh kepuasan hidup abadi lepas dari pengaruh rangka dan suasana.
Sekedar syarat bentuk lahir, disusunlah Organisasi dalam rangka “Persaudaraan Setia Hati Terate”, sebagai ikatan antara saudara “SETIA HATI” (SH) dan lembaga yang bergawai sebagai pembawa dan pemancar cita.

ajaranPSHT

Materi Persaudaraan Setia Hati Terate (Panca Dasar) adalah materi Pencak silat yang ada dan diberikan kepada siswa PSHT. Meskipun demikian bukan siswa saja yang harus mempelajari dan memahami apa sebenarnya makna yang terkandung dalaM Materi Persaudaraan Setia Hati Terate atau Lima Panca Dasar PSHT. Berikut Adalah penjelasan dan makna dari pada Materi pelajaran bagi siswa Persaudaraan Setia Hati Terate yang terdiri terdiri dari :


1. Persaudaraan
2. Olah raga
3. Kesenian
4. Beladiri
5. Mental kerohanian (ke-sh-an)

1. Persaudaraan
Sejarah telah mengungkap, sejak Ki Ngabehi Suro Diwirjo mendirikan pencak silat dengan nama “Djojo Gendilo” dan hubungan batin antar saudara bernama “Sedulur Tunggal Ketjer” sampai perkembangan yang dibawa oleh Ki Ngabehi Hadjar Hardjo Oetomo dengan nama “Persaudaraan Setia Hati Terate”, bahwa persaudaraan adalah suatu hal yang diutamakan bagi warga dan siwanya, memberi kekuatan hidup serta membimbingnya dalam memperoleh kesejahteraan dan kebahagiaan lahir batin.
Persaudaraan ada;ah hubungan batin yang erat antara seorang dengan orang lain, dalam hal ini antara warga dengan warga atau antara warga dengan segenap umat manusia pada umumnya. Persaudaraan ditanamkan sejak siswa pertama kali mengecap pertama kali pelajaran SH. Dengan persaudaraan, manusia diperlakukan dan diakui sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa, yang sama derajatnya, yang sama haknya dan kewajiban-kewajiban asasinya, tampa membedakan suku, keturunan, agama dan kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan social, warna kulit, dan sebagainya.
Syarat Persaudaraan :

Adapun syarat terjalinnya tali persaudaraan yang kekal dan abadi dalam kehidupan warga Persaudaraan Setia Hati Terate adalah :

* Saling Pengertian
* saling Mengasihi
* Saling Bertanggung Jawab

Sedangkan untuk menunjang terbentuknya tali persaudaraan diperlukan adanya rasa :

* Saling Membutuhkan
* Saling Menghargai
* Saling Mempercayai

Pertentangan politik sering terjadi dimana-mana, dari golongan tingkat atas sampai golongan paling bawah. Malahan bisa juga terjadi antara kakak dan adik sekandung yang berdiam disatu atap. Tetapi di bawah ikatan “persaudaraan” pertentangan politik tidak akan pernah ada. Pertentangan politik tidak pernah dibawa kedalam kehidupan saudara-saudara Persaudaraan Setia Hati Terate, juga tidak pernah mempengaruhi jalannya latihan pencak silat. Di bawah bendera Persaudaraan Setia Hati Terate masing-masing anggota menangggalkan baju kedinasan, baju politik, baju partai, baju bisnis dan sebagainya. Masing-masing hanya mengenakan “baju persaudaraan”. Mereka merasa solider,mereka merasakan ikatan tali persaudaraan lebih mendalam dari ikatan tali hubungan keluarga atau saudara.

Hal ini tidak berarti dikarenakan si atasan dan si bawahan adalah sama-sama Warga Persaudaraan Setia Hati Terate, maka si bawahan boleh seenaknya sendiri. Misalkan si bawahan “njangkar” kepada atasannya/pimpinannya. Atau dikarenakan kita sebagai srorang warga maka bolrh seenaknya dengan pimpinan suatu instansi diluar lingkungan kita karena dia juga seorang warga. Bukaan itu yang dikehendaki oleh persaudaraan tetapi yang dikehendaki oleh persaudaraan adalah yang satu dan lainnya saling membutuhkan, saling menghormati dan saling mempercayai. Masing-masing merasa dan mengakui benar-benar sebagai saudara Warga Persaudaraan Setia Hati Terate yang lainnya.

Perwujudan persaudaraan

Selain pengertian tersebut di atas, perwujudan dari Persaudaraan dalam perbuatan antara lain :

1. Berjabat tangan

Berjabat tangan pada saat bertemu dengan seurang lain atau saudara sendiri di luar acara-acara tertentu (misalnya menyampaikan ucapan selamat) oleh sementara orang yang menganggap dirinya berpendidikan dan berintelek adalah perilaku atau adat kebiasaan orang-orang desa. Tetapi bagi orang-orang Persaudaraan Setia Hati Terate, baik yang sarjana maupun yang tidak , baik yang berpangkat maupun yang tidak ,berjabatan tangan adalah perwujudan fari persaudaraan, bahkan bisa merupakan cirri khas dari orang Persaudaraan Setia Hati Terate.
Berjabat tangan ini di lakukan pada setiap kali bertemu atau akan berpisah dengan saudara SH yang lain, sebelum dan sesudah latihan, serta pada saat sebelum dan sesudah sambung.

Arti berjabatan tangan sebelum sambung, mereka (yang berjabatan tangan) ikhlas untuk di pukul dan diminta keikhlasan saudara (lawan sambung) untuk dipukul.

2. Sambung

Dilihat sepintas, sambung adalah suatu perkelahian dengan mengeluarkan kepandaian bermain pencak silat. Bukankah dengan bersambung akan di cari suatu kemenagan ? “mau menang sendiri” seperti halnya perkumpulan bulu tangkis, catur, dan sebagainya justru suatu pertandingan sewaktu masih atau sesudah tidak berada dalam suasana latihan di perkumpulan.

Sambung berlangsung di dalam dua keadaan, yaitu :

a. Sambung dalam latihan

- Sesama pelatih

Di sini sambung merupakan peragaan bagi pelatih untuk memberikan contoh menggunakan teknik pencak silat yang baik kepada siswa.

- Antara pelatih dengan siswa

Sambung jenis ini kebanyakan siswa di wilayah cabang Malang dan sekitarnya merupakan suatu pelajaran yang menakutkan, bahkan sempat menjadi momok dan merupakan salah satu penyebab siswa keluar / tidak mengikuti latihan. Sebenarnya sambung jenis ini mengandung pengertian sebagai berikut :

1. Melatih keberanian siswa untik melawan seseorang di atas tingkatnya.
2. Memberi kesempatan kepada siswa untuk mengeluarkan segenap kemampuan yang dimiliki, hal ini tidak bisa dilakukan bila siswa tersebut sambung dengan sesama siswa.

- Sesama siswa

Sambung sesama siswa dilaksanakan secara bertahap dengan pengertian membimbing siswa berani menghadapi lawan dengan kesiapan penuh.

b. Sambung di luar latihan

Sambung jenis ini dilaksanakan pada saat :

- Pertemuan antar warga

Sifat sambung di sini adalah merupakan “tombo kangen” suatu pertemuan antar warga walaupun telah dimeriahkan oleh beberapa atraksi atau hiburan, hidangan dan lain sebagainya, namun tidak akan cukup memuaskan apabila tidak diisi dengan acara sambung antar warga, biasanya diiringi dengan instrumen, dilaksanakan secara bergantian yang sering dinamakan dengan “Sambung Ganding” atau “Sambung Galang”.
SHT Cup.

walaupun sambung di sini dituntut untuk mencari suatu kemenangan (angka) sesuai peraturan yang telah ditentukan, tetapi pesilat melakukannya seperti halnya sewaktu dia masih menjadi siswa dalu ,hanya karena kewajiban belaka karena dia sebagai atlit. Selesai melaksanakan sambung, kedua pesilat tersebut masih tetap merasa dan mengakui benar-benar sebagai saudaranya.

3. Anjangsana

Anjangsana adalah mengunjingi tempat kediaman (rumah) atau lokasi tempat tinggal seseorang atau saudaranya. Macam anjangsana adalah :
a Perorangan

Anjangsana perorangan yang lazimnya berlaku di lingkungan warga PSHT adalah kedatangan saudaranya yang muda ke kediaman (rumah) saudaranya yang lebih tua (sowan).

Faedah dari anjangsana ini banyak , khususnya bagi saudara yang lebih muda antara lain :

- Menambah ilmu / pengetahuan PSHT

Pelajaran di dalam PSHT sulit untuk dilukiskan banyaknya. Ibarat kedalaman air kalau seseorang menyelam bertambah dalam dia tidak akan segera menemui dasarnya. Demikian pula dengan pelajaran PSHT baru bisa disajikan lepada calon warga hanya sebagian saja. Maksud dari anjangsana ini adalah harapan bagi si adik untuk menerima atau memperoleh tambahan pelajaran dari si kakaknya. Sayangnya di jaman sekarang sekarang ini si adik setelah mengalami saat-saat pengeceran memiliki fildadah “rumongso biso” pada hal semestinya “biso-o rumongso” atau ibarat yang lain adalah ketidakmungkinan si sumur mencari sumber untuk dituangi airnya.

- Mempercepat doa-nya terkabul

Mengapa anjangsana dikaitkan dengan terkabulnya doa ? dengan anjangsana kita berusaha lebih mempererat tali persaudaraan sehingga apabila tali persaudaraan ini telah terjalin erat hal-hal yang bersifat memutuskan tali persaudaraan baik disadari maupun tidak akan sulit dimiliki seorang pendekar PSHT. Hal ini diperkuat pula oleh ajaran dalam agama Islam mengenai salah satu syarat terkabulnya do’a manusia adalah “…..tiada seorang muslim yang berdo’a kepada Allah dimana do’a itu tidak dicampuri dengan dosa dan memutuskan tali kekeluargaan (persaudaraan),……”.

- Kemajuan lahiriah

Dengan anjangsana ini bisa juga terjadi penambahan ilmu selainilmu SH (misalnya ilmu dagang) atau aktifitas-aktifitas tertentu yang dapat meningkatkan taraf hidup si adik.


- Dan lain-lain

b. Perkelompok

Anjangsana yang dilakukan lebih dari seorang ketempat saudaranya ditempat lain nauk seorang atau lebih bermanfaat :

- Tukar pengalaman

Merupakan perwujudan lawaqtan antar Cabang dengan sarana pelatih tanding olah raga (volley ball, sepak bola, dsb).
- Sarasehan ke-SH-an

Perusak Persaudaraan

Walaupun demikian dengan persaudaraan bisa juga menyebabkan kehancuran hubungan, kerenggangan hubungan batin bahkan putusnya ikatan batin sesama warga dan hancurnya organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate yang sudah berusia 85 tahun lebih ini.
Hal ini bisa terjadi apabila persaudaraan tersebut dinodai oleh :

- Ingin mencari menangnya sendiri

- Merasa paling super sendiri

Rasa tersebut hanya dimiliki oleh seseorang yang masih terikat dan didorong rasa ke-aku-annya yang tinggi “AKU” bisa timbul pada diri seseorang apabila dia merasa telah memiliki segalanya,tidak perlu menghormati orang lain karena sia merasa paling terhormat dan tidak perlu memberi kepercayaan kepada orang lain timbul rasa ingin mencari menangnya sendiri dan paling super sendiri bisa mendorong jauh kebelakang rasa kepentingan bersama, persatuan, dan pengorbanan untuk organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate.

Akibat dari ternodanya Persaudaraan maka akan menyebabkan :

- Timbulnya ketidak dsiplinan

- Tidak tertib administrasi dan

- Tidak tertib organisasi
Demikian juga halnya mengapa organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate tidak mencantumkan kata-kata “Pencak Silat” dalam nama organisasi walaupun organisasi tersebut mengajarkan pencak silat kepada murid-muridnya. Karena kalau ditulis dengan nama “Persaudaraan Pencak Silat Setia Hati Terate”, maka yang ada di dalam organisasi/kumpulan tersebut hanyalah orang-orang atau sekumpulan orang yang bisa bermain pencak silat. Kalau demikian apakah di dalam tubuh Persaudaraan Setia Hati Terate juga terdapat orang-orang atau sekumpulan oaring-orang yang tidak bisa bermain pencak silat ? jawabannya juga tidak. Kalau yang di maksud dengan orang-orang tersebut adalah seorang Warga. Tetapi bagi seseorang yang yang diangkat sebagai Warga Kehormatan (seperti misalnya Bapak Abdul Gafur), maka belum tentu dan tidak harus memiliki kemampuan bermain pencak silat SH TERATE. Lalu mengapa nama organisasi tidak mencantumkan kata-kata “pencak silat” ? Persaudaraan Setia Hati Terate tidak mengutamakan pelajaran pencak silat, juga tidak lainnya, yang diutamakan adalah Persaudaraan yang memberi kekuatan serta bimbingan dalam memperoleh kesejahteraan dan kebahagian lahir batin.

Aspek Pembinaan Persaudaraan

aspek pembinaan persaudaraan dengan melihat kondisi usia siswa, dibedakan sebagai berikut :

1. Siswa Kanak-kanak

Pengenalan dan pengembangan sikap terhadap kehidupan keluarga dan lingkungan.
2. Siswa Remaja & taruna

• Pengembangan sikap terhadap kehidupan keluarga

• Pengembangan sikap terhadap kehidupan lingkungan

• Pengembangan sikap terhadap masyarakat

• Rasa tanggung jawab terhadap lingkungan

3. Siswa Dewasa & Khusus

Peresapan azas persaudaraan

Laku, penghayatan hakekat persaudaraan

Penghayatan sebagai insane kamil/mahkluk sosial

2. Olah Raga

persaudaraan adalah dalam bentuk pemahaman dan pendalaman pelajaran pencak silat. Pengertian olah raga pada pencak silat adalah mengolah raga dengan gerakan-gerakan pencak silat yang ada pada Persaudaraan SH Terate.

Pada saat mempelajari permainan pencak silat, selain memperoleh kemampuan bisa bermain pencak silat dengan baik maka raga atau tubuh sendiri memperoleh manfaat,antara lain :

1) Memperbaiki Suasana Hati

a Peningkatan Kadar Norepinefrin

Para ahli tidak dapat menerangkan dengan tepat mengapa atau bagaimana olah raga menyebabkan hal ini. Beberapa penelitian mengungkap hal ini dapat disebabkan oleh peningkatan kadar norepinefrin (suatu hormon yang penting untukmenghantarkan pesan-pesan otak melalaui saraf-saraf tertentu di tubuh) di dalam otak. Perbedaan ini jelas terlihat pada suatu kelaian kejiwaan yang disebut psikosis manik depresif, dimana suasana hati pasien berubah-ubah di antara bahagia dan sedih. Selama fase manik (gembira), kadar norepinefrin pasien meningkat, dan selama fase depresi, kadar norepinefrin turun secara tajam.

b. Peningkatan Suplai Darah Ke Otak

Dengan olah raga suplai darah ke otak akan meningkat. Dengan demikian maka otak tidak akan menerima lebih banyak oksigen. Orang-orang lanjut usia yang diberi oksigen seringkali dapat berfikir dengan lebih jelas dan suasana hatinya membaik.

c. Penurunan Kadar Garam Di Otak

Penurunan kadar garam di otak dapat memperbaiki suasana, Dr. Robert Brown telah berhasil menggunakan olah raga dan diuretic untuk mengobati wanita-wanita yang menjadi depresi tepat sebelum masa haid mereka. Ketegangan sebelum haid dan depresi dapat disebabkan oleh tertahannya garam dalam tubuh karena tingginya kadar hormon.
Selain itu, dengan olah raga dapat meningkatkan produksi keringat dan drmgam diurotik mrningkatlah produksi air seni, sehingga akan menurunkan jumlah garam didalam tubuh.

d. Membuat Tidur Lebih Nyenyak

Dr. Fred Baekland dari State University of New York, pada tahun 1966 merupakan orang pertama yang membuktikan secara ilmiah bahwalatihan fisik yang keras membuat tidur menjadi lebih nyenyak.
Sedangkan Dr. Colin Shapiro dari Johannesburg, Afrika Selatan dan Dr. R.B. Zloty dari University of Manitoba di Canada dalam penelitiannya secara sendiri-sendiri telah memperlihatkan jumlah tidur nyenyak adalah sebanding dengan mengeluarkan energi di waktu siang hari. Makin banyak berolah raga, maka tidurpun makin nyenyak.

e. Meningkatkan Perasaan Berprestasi

Partisipasi dalam program olahraga yang teratur memberikan kepada banyak orang perasaan telah menyelesaikan suatu tugas sulit dengan baik “Setiap perasaan baik mengenai diri anda sendiri memperbaiki suasana hati anda”. (Dr. Fred Goodwin dari National Institute of Mental Healt).

2) Mengurangi Gangguan Jiwa

Tidak hanya orang sehat yang memperoleh keuntungan dari program olahraga yang teratur, tetapi menurut para ahli penyakit jiwa, orang dengan berbagai tingkat penyakit jiwa pun mendapatkan manfaat dari olahraga.
Dalam penelitian terkontrol tentang “jogging” sebagai terapi untuk pasien dengan depresi klinis, Dr. John H. Greist, seorang ahli ilmu jiwa dari University of Wisconsin, mengobati mereka dengan lari atau psikoterapi. Para peserta mengisi daftar gejala yang dipakai secara luas untuk mengukur derajat depresi. Setelah sepuluh minggu, Greist melaporkan bahwa pelaripelari tersebut mengalami perbaikan besar. Sedangkan banyak pasien yang mendapat psikoterapi tidak merasa baik daripada sebelumnya.
Kelainan jiwa sering kali diikuti kelainan fungsi (Dr. Edward Greenwood Menigger Foundation di Topeka, Kansas). Itulah sebabnya orang-orang dengan gangguan emosional seringkali membuat gerakan-gerakan aneh dengan tubuh mereka. Tetapi penyakit jiwa dan fisik adalah sejalan. Beberapa bentuk olahraga dapat membantu penderita neurotik dan bahkan psikhotik yang paling beratpun.

3) Membantu Jantung

Bagaimana olahraga membantu jantung ?

- Olahraga memperbesar semua arteri koronaria yangmemberi makan jantung.
- Olahraga meningkatkan peredaran darah koletarial (tambahan) sehingga ada lebih dari satu pembuluh darah yang akan mensuplay darah dari satu pembuluh nadi terhalang, darah dari pembuluh nadi lain akan memberi makan daerah tersebut mencegah terjadinya serangan jantung.
- Olahraga menurunkan konsentrasi lemak darah. Tonjolan lemak yang meyumbat arteri konoria menyebabkan serangan jantung.
Kadar lemak (trigliserida) dapat diturunkan dengan aktifitas disik yang keras (John Holloszy – St. Louis). Penurunan kadar lemak darah mengurangi kecindrungan pembentukan tonjolan lemak yang menyumbat pembuluh darah.

- Olahraga membantu jantung untuk mengambil oksigen dari darah lebih efektif.
- Olahraga menurunkan tekanan darah.

4) Tidak Membesarkan Atau Memburuk Otot

Biasanya banyak wanita merasa takut bahwa setelah mereka mengikuti pencak silat maka ototnya akan membesar dan buruk. Ini tidak mungkin akan terjadi, otot bisa membesar apabila melakukan beban latihan ketahan seperti angkat beban. Sedangkan olahraga pada pencak silat justru akan membentuk oto-oto yang panjang dan bentuk badan yang kuat dan menarik.

5) Menghilangkan Lemak Yang Tidak Diinginkan

Berlatih atau berolahraga selam sekurang-kurangnya 30 menit sehari akan membantu anda menghilangkan lemak yang tidak diinginkan.
Dr. Michael Pollock dari Wake Forest University, memeriksa 32 pria, yang rata-rata berumur 47 tahun dan telah melakukan jogging selama beberapa tahun. Pemeriksaan tersebut menunjukkan bahwa lemak mereka10-15 % dibawah tingkat populasi umum pada kelompok umur yang sama.
Ketika melakukan latihan (senam/jurus), lemak dalam tubuh akan berubah menjadi energi dan menambah massa otot. Otot jauh lebih berat daripada lemak. Itulah sebabnya mengapa ukuran tubuh anda akan berkurang sebelum penurunan berat badan. Daerah-daerah yang akan terbebaskan dari lemak diantaranya adalah perut, paha, pantat, dan pinggul.
Aspek pembinaan olahraga :

Aspek pembinaan kesenian dengan melihat kondisi usia siswa, dibedakan sebagai berikut :

1) Siswa Kanak-kanak

Senam pagi

Senam dasar

Senam massal

2) Siswa Remaja & Taruna

Jurus reflek, olahraga

Pertandingan pencak silat berat

3) Siswa Dewasa & Khusus

Olah raga nafas pencak silat


3. Kesenian

Kesenian sebagai salah satu aspek dalam Persaudaraan SH Terate merupakan bagian unsure latihan yang perlu dikembangkan dari tingkat polos. Masam atau bentuk kesenian terdiri dari permainan tunggal, permainan ganda dan pagelaran massal, yang diwujudkan dalam paket-paket latihan sebagai pedoman dasar

1. Sasaran

-Memelihara kaidah pencak silat yang baik dengan menumbuhakan kelenruran, keluwesan dan keindahan gerak ynag di hubungkan ddengan keserasian irama

- Sebagai latihan bagi siswa dalam pengembangan aspek pengembanagn keserasian dan keselarasan yang diharapkan dapat berpengaruh dalam sikap dan laku kehidupan

2. Pelaksanaan Kegiatan Kesenian

1. pola dasar gerak (lihat materi pembinaan teknik )

2. pola dasar teknik (lihat materi pembinaan teknik )

3. keserasian irama dan penjiwaan :ketepatan irama dan penjiwaan gerak.
4. penguasaan arena : pengembangan pola dasar gerakan dan variasi pola gerak

5. tahapan penilaian :

- pendahuluan

- inti permainan

- penutupan

pedoman dan unsurunsur dasar latihan untuk tiingkatan siswa di susun dalam matriks.

6.Waktu Latihan

Latihan dilkukan secara teratur dan periodik

7. Jenis Penampilan dan Pagelagelaran

- penampilan di arena tertutup

- penampilan di arena terbuka

- penampilan di panggung

- pagelaran massal


8. Irama Pengiring

- gamelan

- gendang pencak

- jidor

- musik

- keroncong

- alat musik/ tabuhan lainnya

9. aspek pembinaan kesenian

Aspek pembinaan kesenian dengan melihat kondisi usia siswa, dibedakan sebagai berikut:

• siswa kanak kanak

~pengenalan irama

• siswa remaja dan taruna

~perpaduan gerak dan irama (masal berirama )

• siswa dewasa dan khusus

~penghayatan keselarasan

4. Bela diri

Dengan pelajaran pencak silat, dengan kejiwaan untuk mengenal “sang pencipta”dan mengenal “diri pribadi” maka pencak silat berfungsi sebagai alat /senjata untuk membela diri / untuk mempertahankan kehormatan bukan untuk membela seseorang, tetapi hanya melayani seseorang apabila keadaaan memang terpaksa dan diperlukan. Persaudaraanb setia hati terate ti dak mengajarkan seni bela diri lainnya kecuali pencak silat karena pencak silat adalah seni membeladiri asli dari bangsa indonesia yang mutunya tidak kalah dengan beladiri yang lain. Dengan demikinan persaudaraan SH terate juga memperrtahankan dan mengembangkan kepribadian bangsa indonesia. Karena nilai nilai kemerdekaan berkepribadian indonesia, karrena “bangsa yang terjajah apabila bangsa tersebut tidak mmeliki kepribadian”.

5. Mental kerohanian (ke-sh-an)

Merupakan tujuan akhir persaudaraan SH Terate. Disini ment5al kerohanian/ keshan berpedoman pada “ mengenal diri sendiri sebaik-baiknya”. Tujuan dari pelajaran persaudaraan SH Terate adalah mendidik manusia dalam menempuh kehidupan ini memproleh kebaahagian dan kesejahteraan dunia akhirat.

Setelah pribadi manusia persaudaraan SH Terate sudah amntap berjiwa PSHT barulah dia baru bisa melaksanakan tugas dan kewajibannya di alam mayapada ini, yaitu “ memayu hayuning bawono”. Selama manusia Persaudaraan SH Terate, mustahil kalau dia bisa mengemban tugas “ memayu hayuning bawono”.
Mental kerohanian dan Ke-sh-an adalah sumber asas ketuhanan Yang Maha Esa. Kita harus sadar bahwa sesungguhnya manusia sebagai individu itu tidak hidup dengan sendirinya tanpa ada yang menghidupkan atau dapat pula di katakan bahwa sebagai individu itu sesungguhnya hanyalah suatu “objek”dari pada “ subjek mutlak”. Yaitu yang maha esa.
Tanpa memberikan mental kerohanian, ibaratnya hanya mencetak “tukang pukul”. Ini hanyalah suatu hal yang keliru dan tidak dinginjkan ooleh Persaudaraan SH terate. Perlu diingat, bahwa pencak silat hanyalah merupakan sarana / pelajaran sampingan, yang diutamakan adalah membentuk manusia persaudaraan SH Terate dan bisa memayu hayuning bawono.

Kamis, 22 Oktober 2009

Rakernas SH Terate

Rakernas SH Terate Penuh Dengan Keakraban(di kutib dari PSHT bangka)

SH Terate punya gawe besar. Ujudnya, rapat kerja nasional (Rakernas). Ketua Umum SH Terate, H. Tarmadji Boedi Harsono,SE mengatakan, jadwal Rakernas tanggal 16 – 17 Oktober 2009. Lokasinya di Padepokan SH Terate Jl. Merak Nambangan Kidul Kota Madiun. Thema central yang diusung “ Kembali ke Jaridiri.

“Gayeng dan penuh keakraban. Kesan itu menyeruak, selama berlangsung Rekernas SH Terate 2009. Sebany 147 ketua cabang seantero Indonesia hadir. Lagi, meski yang diundang jadi peserta hanya ketua cabang, terbukti, pengurus inti cabang ikut hadir mendukung suksesnya perhelatan akbar ini.

Persiapan hajat tingkat nasional SH Terate ini pun sudah sudah dipersiapkan sejak September awal. Bahkan, sejak Ramadhan kemarin, panitia penyelenggara beberapa kali menggelar rapat di Padepokan. Ketua Panitia Rakernas didelegasikan kepada Drs.. Moerdjoko,HW.

Mas Madji, demikian panggilan akrab ketua SH Terate Pusat Madiun, mengatakan, thema sentral yang bakal diusung dalam Rakernas SH Terate tahun ini adalah “Kembali ke Jatidiri.”

Tema ini dikedepankan dengan target mempertajam pemahaman rasa handarbeni terhadap organisasi tercinta. Sebab, Mas Madji menengarai, sedikit banyak sudah terjadi pergeseran nilai ajaran dari pokok ajaran murni SH Terate. Kenapa ini terjadi, akses global dan dimensi keduniawian menjadi penyebab utama.

Ambil contoh konkret, bias politik yang mewarnai langkah sejumlah warga SH Terate yang kebetulan ikut berasaing dalam pemilihan kepala daerah (Bilbup atau Pilwalkot). Juga sejumlah kadang SH Terate yang ikut bersaing menggalah kursi legislative. “Tanpa sadar, mereka membawa bendera SH Terate ke kancah politik. Saya tidak mengatakan, orang SH Terate itu tidak boleh berpolitik. Silakan warga SH Terate terjun ke dunia politik sesuai dengan hati nuraninya. Sesuai dengan pilihannya. Tapi, tolong jangan membawa organisasi ke kancah politik. Oknum warganya boleh berpolitik, tapi SH Terate harus tetap netral. Tidak ngeblok sana tidak ngeblok sini,” katanya.

Pengamatan Terate, percaturan politik dan bursa caleg di wilayah Madiun dan sekitarnya, sebagai missal. Tingginya basis massa SH Terate di wilayah Madiun, tak bisa dipungkiri merupakan tambang emas bagi partai politik perseta pemilu. Alasannya cukup sederhana, massa SH Terate merupakan basis massa militant dan relative fanatic. Makanya, jika diibaratkan tambang, basis massa SH Terate serupa barang jadi, yang tidak lagi perlu bersusah payah untuk memformat ulang. Gampangnya omong, tinggal membuat kemasan yang cantik dan proporsional, jadilah.

Barisan semut ireng atau wong njero (orang dalam) adalah julukan paling popular, menyebut massa SH Terate di kancah politik. Tak jelas, siapa pertama kali meluncurkan istilah ini. Tapi masyarakat Madiun, dengan ringan menyebut kata ini. Bahkan sempat muncul pameo, caleg yang dirubung semut ireng, hampir dipastikan jadi.

Benar, parpol pun paham banget soal ini. Wajar, jika parpol berlomba menggandeng tokoh SH Terate menjadi kandidat. Fakta berbicara, hampir 60 persen caleg yang ikut berlaga memperebutkan kursi wakil rakyat di daerah ini berasal dari SH Terate. Dampaknya, disadari atau tidak, mereka bersaing antar saudara. Dan, jika sudah masuk pada ranah ini, tentu, strategi utama yang dikedepankan adalah, pokok bisa rekrut massa sebanyak-banyak, peroleh suara tinggi dan jadi.

Tak perlu pakar, masyarakat awam pun paham banget, dampak negative yang muncul akibat persaingan antarsaudara ini.”Yang tidak mereka sadari, secara kasat mata sesungguhnya para caleg yang berasal dari SH Terate itu berlaga dengan saudara sendiri. Dampaknya, sampyuh. Karena mereka sudah amping-amping pepacuh,” ungkap Drs. Arief Soerjono, ketua SH Terate DKP Madiun.

Benar, data acak yang berhasil dikumpulkan Terate menyebut, banyak saudara kita yang bersaing sebagai caleg dalam pemilu silam, gagal meraih kursi. Padalah, hitungan politis, mereka seharusnya jadi. Selain untuk takaran senioritas, terbilang cukup, citra eksistensinya pun bagus.

Ajaran Budi Luhur

Kembali ke jatidiri ajaran Setia Hati yang dijadikan tema Rakernas, lanjut Mas Madji, adalah kembali ke tujuan utama SH Terate. Yakni, mencetak manusia berbudi luhur tahu benar dan salah, bertakwa dan beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa, dalam jalinan persaudaraan kekal abadi.

Persaudaraan dalam konteks ajaran SH Terate adalah persaudaraan utuh yang tidak memandang siapa aku siapa kamu, persaudaraan yang terlepas dari hegomoni kedamaian (drajat, pangkat, martabat), berdiri sama tinggi, duduk sama rendah, persaudaraan yang diletarbelakangi saling sayang menyayangi, hormat menghormati dan saling bertanggungjawab.

Kontek kembali ke jati diri ajaran SH Terate ini, juga sesuai dengan amanat mukadimah SH Terate, yakni akan mengajak serta para warganya menyingkap tirai selubung di mana Sang Mutiara Hidup bertahta. Pembahasan lebih detil soal petuah Keua Umum SH Terate dalam konteks ini, silakan akses ke portal petuah ketua umum SH Terate di www.shteratecantrik.blogspot.com

Dari hasil rapat panitia, Rakernas yang akan digelar selama dua hari ini, hanya kan mengundang Ketua Cabang SH Terate seluruh Indonesia. Dan, tidak boleh diwakili. Acuannya, ketua cabang adalah kepanjangan tangan pusat. Mereka pula nanti yang berkewajiban mensosialisasikan hasil dari Rakernas SH Terate.

Mas Madji, meminta kepada seluruh cabang SH Terate di Indonesia mempersiapkan diri. Minimal, ikut memberi masukan, apa yang bisa disampaikan dalam Rakernas. Muaranya, demi peningkatan kualitas dan jati diri SH Terate.

Sebagaimana bidang garapan SH Terate, rakernas juga akan dibagi menjadi dua sesi. Sesi pengembangan organisasi dan idealisme. Pengurus pusat sudah menggodok bahan referensi yang dilempar dalam Rakernas. Karena sifatnya baru bahan, tentunya butuh penggodokan dan penyempurnaan. Tugas Ketua Cabang SH Terate nanti adalah menyempurnakan bahan yang sudah dipersiapkan pengurus pusat.

Ajang Kangen-Kangenan

Lalu bagaimana tanggapan cabang? Rata-rata mereka menyambut hangat. Banyak pula yang mengaku sudah menunggu momen seperti ini. Bahkan, ketua cabang lebih suka menyebutnya sebagai ajang silaturahmi.” Di Madiun kita bisa ketemu sedulur. Kangen-kangenan. Sudah lama saya merindukan kesempatan seperti ini,” ungkap Yahmin Nuryadi, tokoh SH Terate yang kini bermukim di P. Borneo.

Maklum, acara temu kadang dengan skala nasional, saban tahun memang bisa dihitung dengan jari. Wajar jika ketua cabang, menyambut Rakernas dengan antusias. Pengamatan Terate, jalannya Rakernas SH Terate 2009 yang digelar di Padepokan Sh Terate dan diikuti oleh sekitar 196 ketua cabang ini bakal gayeng.

Dari SH Terate Cabang Pemalang, Taufik Rochim, setali tiga uang. Dia menilai, thema sentral yang diusung pengurus pusat dalam Rakernas kali ini sudah tepat. Acuannya, SH Terate mau tidak mau kini harus mengahadpi era persaingan pasar bebas. Konsep antisipasi terhadap akses persaingan global itu, musti segera digarap dengan serius. “Kalau kita lengah, benar, SH Terate bisa terpecah jadi berkeping-keping. Pemilu kemarin, saya yang di daerah saja sudah pusing. Apalahi yang di pusat dengan jumlah massa cukup besar.Pokoknya kita harus tetap ces, sedulur,” katanya.

Akhirnya, semoga perhelatan ini membuahkan mufakat yang di kemudian hari bisa bermanfaat bagi perkembangan SH Terate. Selamat bermusyawarah. Di luar, jutaan saudara menunggu setia hasilnya.(terate)

Sumber : www.lawupos.net

Rabu, 21 Oktober 2009

RASA

terasa malam sudah mulai melarut
suara binatang malam berlomba-lomba menunjukkan suaranya yang merdu
suara katak yang dominan suara bas
suara jangkrik yang dominan suara sopran
dan suara burung2 malam seakan menyihir suasana malam yang cekam
menjadi suasana romantis

di ujung langit
bulan dengan menunjukkan separuh dari badannya
seakan ingin menyapa malam
bintangpun dengan kedipannya laksana mata wanita bali
menambah harmoni dunia malam

sungguh indah dunia malam
salah satu tanda kebesaran Tuhan
akupun terlena dalam kebesaranNYA
selanjutnya terasa cintaku padaNYA mengalahkan cintaku pada ciptaanNYA

telingaku mengangkap suara binatang2 malam
mataku melihat bulan yang malu2 dan bintang yang berkedip
namun, otakku perlahan memasuki dimensi yang beda
dimensi cintaku pada kaum hawa yang pernah singgah di hatiku
indra-indraku pun tertutup

kini terasa cintaku pada kaum hawa seakan tak terasa lagi
seakan terhisap oleh wanita2 yang pernah ada di hatiku
ada apa ini.................?

apakah karena tidak ada kaum hawa yang mampu mencuri hatiku saat ini......?
jika ia,
aku yakin suatu saat pasti ada karena Tuhan tidak mungkin salah mencatat
atau karena cintaku pada MU ....YA ALLAH....yang mengalahkan cintaku pada kaum hawa...?
jika ia...
ijinkanlah aku mencintai kaum hawa karena cintaku padaMU...

suara sebutir kelapa jatuh dari tangkainya
keras sekali suaranya
membuat aku terbangun dalam pikiranku yang mulai menjauh
dan suara katak, jangkrik serta burung2 malam kembali terperangkap oleh telingaku
bulan yang malu2, bintang2 yang selalu berkedip
dan peristirahatan tokoh-tokoh besar di barat hadapanku pun
kembali terwujud dalam mataku.

selanjutnya akupun kembali dalam bulir2 tasbihku.....


30 maret 2002
congkop ponpes miftahul ulum x-sat jember.

Selasa, 13 Oktober 2009

PSHTCABANGSLEMAN

SUSUNAN PENGURUS CABANG PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE CABANG SLEMAN PROPINSI DI. YOGYAKARTA
PERIODE TAHUN 2006-2011


Ketua : Minto Sarjono, S. Sn
Wakil Ketua 1 : Bimo Subandi Murbodinoto
Wakil Ketua 11 : Siwi Suhandoko, S.Hut
Wakil Ketua 111: Sugiarto, SH. CN

Sekretaris 1 : Erwin Setyo Kriswanto, M. Kes
Sekretaris 11 : Tutik Sumarsih

Bendahara 1 : Arif Pramudwiatmoko, ST
Bendahara 11 : Retnoningrum

Biro-Biro
1.Organisasi dan Keanggotaan:Sardi
Slamet Riyadi
Marimin
2.Pencak Silat Seni dan Kepelatihan:
-Saiful Anwar
-Wahyo Saptono
Endah Sulistyawati
Sriyanto
3.Pencak Silat Olahraga dan Beladiri:
Awan Hariyono, M. Or
Eko puji hariyanto
Nexon letai
4.Dana dan Kesejahteraan: Drs. Purnomo Andri M
Rosalina
Mulyono, A. Md
5.Pembinaan Siswa:Alif Eni Sri Wigunarti, S. Pd
Yohan Ardika
F. Dethan CMDL
Bahroni Abusiri
6.Umum : salman P. Totok Tri W
Pardi Sunardi
Basir Sri duni
Warto







SUSUNAN DEWAN PERTIMBANGAN PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE CABANG SLEMAN PROPINSI DI. YOGYAKARTA
PERIODE TAHUN 2006-2011

Ketua : M. Bambang Sulaksono
Wakil Ketua : H. Anung Pranowo, SE, MBA
Sekretaris : Widodo
Anggota : A. Ngatijan, S. Pt
Suwito Cokro

Sabtu, 10 Oktober 2009

manusia

إن الله لا يغيِّر ما بقوم حتى يغيِّروا ما بأنفسهم

Senin, 05 Oktober 2009

trik sederhana mengatasi kecemasan di gelanggang

Ada satu trik sederhana yang boleh diaplikasikan terutama yang masih keranjingan adrenalin main pencak silat di gelanggang:

1. Secara sadar, niatkan sepenuh hati untuk fokus ke permainan. Ini bisa dimulai ketika kita mulai berdoa sebelum melakukan peregangan dan senam. Sebelum berdoa, niatkan bahwa pikiran dan kondisi mental anda "siap" atau "ON" setelah selesai berdoa.

2. Lakukan stretching/peregangan secara perlahan-lahan, pastikan semua otot terulur dengan baik. Dan pastikan gerakan senam yang anda lakukan benar-benar maksimal menaikkan denyut nadi di kisaran main (masuk zona latihan)

3. Untuk mengusir rasa cemas/grogi/takut, saar stretching dan senam ulang-ulang saja frase kata berikut ini: "Fokus-rileks, fokus rileks, fokus rileks, fokus rileks," atau "santai-kuat" atau cukup "fokus-fokus-fokus.." atau kata pendek lain yang anda inginkan.
beberapa atlit mungkin merasa nyaman dengan mengucap doa secara pendek atau mengucapkan dzikir. Sama saja, asalkan itu:
a. pendek dan mudah diulang-ulang
b. tidak mengandung kata negatif misalnya "tidak" atau "jangan" atau "bukan", dsb
c. anda tidak harus memepercayainya, yang perlu dilakukan cuma mengulang-ulangnya dalam hati

4. Ketika sudah berada di pojok grlanggang, berdoalah sekali lagi. Saat itu niatkan dan fokuskan bahwa setelah selesai berdoa, anda sudah berada dalam keadaan "SIAP MAIN". Saat itu, lupakan menang kalah, yang ada di kepala cukup "main".

Permainan pencak silat sangat fleksibel, jadi jangan kaku dengan permainan atau strategi yang sudah direncanakan. Selama kondisi pikiran tetap rileks, kita bisa sangat fleksibel berubah pola main satu ke pola main yang lain, menyesuaikan dengan waktu dengan mudah tanpa harus merasa panik (untuk TGR) sehingga performance tinggi tetap bisa diperoleh.

have a nice trying !

N.B:-Pd saat brdoa hrs bnar2 pasrah kpd-NYA,mnunjukan bhwa kita itu hny mnusia yg lemah dan tdk pnya kuasa ap2 d hadapan-NYA,hany ALLAH yg mha pemberi dan penyanyang umat-NYA,menang/kalah ALLAH yg menentukan jd umat-NYA brusha kras+brjuang sampai titik darah pnghbisan...agar ALLAH Membrikan kt kemenangan
- Trik psikologi ini tidak menjamin 100% anda meraih kemenangan. kemenangan ditentukan banyak faktor al fisik, teknik, taktik, mental, etika. Yang jelas kalau main di gelanggang ya tetap harus ada persiapan !!!