selama beberapa hari ini
diri kembali merasa berenang-renang dalam ruang hampa.
seperti pohon yang terasa kehilangan akarnya
;;;;;
di manakah akar itu
di manakah...
dimanakah....
seakan aku ke hilangan obsesiku
sejenak aku mendambakan menjadi sosok nabi yang tak surut semangatnya,
sejenak akupun mendambakan menjadi sosok GUS DUR.
AH......
TAPI DIRI melayang
diri temukan diri
mengenal diri
kenali diri.....
Sabtu, 11 Juli 2009
Kamis, 09 Juli 2009
kerahasiaan hati
Manusia terlahir ke alam dunia ini dibekali dengan 'hati'. Hati yang dimaksud disini bukanlah hati yang sesungguhnya, melainkan abstrak. Di hati inilah kita sering merasakan sakit, sedih, gembira maupun senang. Semuanya bisa dirasakan dalam hati. Tapi hati yang ada di setiap umat manusia itu bisa berbicara dan bercakap-cakap dengan diri kita sendiri. Untuk bisa memahami suara hati tersebut perlu kiranya kita mengetahui ciri-ciri suara hati (hati nurani) yang merupakan suara GUSTI ALLAH lewat GURU Sejati.
Hati manusia itu terbagi menjadi dua yaitu:- hati besar- hati kecilHATI BESAR bisa bersuara dan mengatakan sesuatu kepada kita, tetapi suara-suara itu selalu berkata bohong. Contohnya, ketika kita sering semedi ataupun shalat, hati besar kadang-kala mengatakan,"Ibadahmu luar biasa! Tidak ada orang yang semedi-nya ataupun shalatnya seperti kamu". Bahkan kadangkala hati besar juga menyuruh untuk menipu, mencuri, emosi dan memaki-maki orang, membunuh dan lain-lain. Sering kita mendengar berita ada seseorang yang mendengar suara untuk membunuh anak maupun istrinya agar kesulitan ekonomi yang melilit segera dapat teratasi. Tragisnya, suara itu malah dianggap sebagai wangsit atau suara ghaib dari GUSTI ALLAH. Hal itu jelas keliru. Karena hati besar senantiasa berkata bohong dan menghasut. Siapa penguasa hati besar? Setan dan Iblis, itulah yang menguasai hati besar kita. Di Al Qur'an disebutkan bahwa Iblis dan setan itu diberi kesempatan oleh GUSTI ALLAH untuk menggoda iman manusia hingga terjerumus ke tempat yang nista. Di tempat itulah kita tinggal menyesali diri. Contohnya, ketika kita sudah melakukan pembunuhan gara-gara mengikuti perkataan hati besar, maka setan dan iblis pun akan tertawa terbahak-bahak penuh sukacita. Sementara kita, tinggal menyesali diri di balik terali besi. HATI KECILSementara hati kecil juga bisa bersuara dan mengatakan sesuatu kepada kita. Dan suara-suara yang muncul selalu berkata jujur dan tidak pernah bohong. Hati kecil juga biasa disebut-sebut sebagai hati nurani. Di hati nurani tiap manusia inilah GUSTI ALLAH lewat GURU Sejati bersemayam. Ketika berbuat salah, hati kecil senantiasa menegur apa yang telah kita lakukan.Lewat hati kecil inilah, manusia tahu apa yang bakal terjadi pada dirinya. Lho, darimana kok bisa tahu apa yang bakal terjadi? Ya tentu saja dari GUSTI ALLAH yang menginformasikan pada GURU Sejati dan meneruskan pada kita. Ambil contoh, pernahkah Anda naik motor? Ketika menaiki motor tersebut Anda merasakan bahwa motor yang Anda tumpangi akan bocor. Suara di hati Anda begitu kuatnya mengatakan bahwa ban motor akan bocor, sehingga ban motor tersebut akhirnya bocor sungguhan. Suara hati kecil inilah yang seharusnya kita dengar. Tetapi kadangkala hati besar senantiasa mengganggu kita untuk berbincang-bincang dengan hati kecil. Bahkan sering hati besar menyaru-nyaru dengan berkata lebih bijaksana sehingga kita pun percaya bahwa suara yang kita dengar itu adalah dari hati kecil. Untuk bisa melatih agar lebih mendengar suara hati kecil tersebut, hendaknya kita sering berdiam diri dulu, merenung, sebelum mengambil keputusan tentang apa yang akan kita lakukan. Ketika berdiam diri dan merenung itulah akan muncul suara baik dari hati besar maupun hati kecil yang sangat bertolak belakang. Nah, dari suara dan tutur katanya itulah kita bisa mengetahui cara suara itu diucapkan maupun bahasanya untuk membedakan antara hati kecil maupun hati besar. Oleh karena itu, sangatlah hebat sabda dari Kanjeng Nabi Muhammad SAW yang menyatakan bahwa Jihad (perang) yang besar adalah jihad melawan hawa nafsu. Sedangkan hawa nafsu itu tempatnya ada di hati besar yang juga tempatnya iblis dan setan bersemayam. Jika sudah bisa mengalahkan hati besar tersebut, maka kita akan lebih mudah untuk mendengarkan hati kecil dan selalu dapat berkomunikasi dengan GUSTI ALLAH.
*Hidupkan Kesejatian
Dalam setiap tubuh manusia terdapat satu piranti khusus yang diciptakan oleh GUSTI ALLAH. Namun kebanyakan manusia tidak menyadari pentingnya piranti itu. Piranti tersebut merupakan bagian tubuh manusia yang berukuran kecil.Namun jika satu bagian tubuh ini rusak, maka rusaklah manusia itu. Bagian tersebut adalah hati nurani atau yang dikenal dengan kalbu. Begitu pentingnya arti dari sebuah kalbu, sampai-sampai Rasulullah Muhammad SAW mengungkapkan lewat hadistnya,"Dalam tubuh setiap orang terdapat bagian yang terkecil yang disebut kalbu. Jika kalbunya rusak, maka rusaklah akhlak manusia itu. Namun, jika kalbunya baik, maka baiklah akhlak manusia itu". Begitu pentingnya sebuah hati nurani atau kalbu itu hingga piranti yang merupakan bagian dari tubuh kita itu menjadi 'tali' pengikat antara kita dan GUSTI ALLAH.Pernah ada seorang teman yang menyatakan,"saya tidak suka bekerja dengan hati nurani. Saya lebih suka bekerja dengan logika". Agak kaget juga saya mendengar perkataannya. Memang manusia dibekali dengan logika. Tetapi tidak semua yang ada di muka bumi ini bisa dilogika. Karena GUSTI ALLAH menciptakan alam ini ada dua yakni alam nyata dan alam ghaib. Bagaimana bisa masuk logika jika menyangkut alam ghaib? Lalu dengan apa manusia bisa menyaksikan keberadaan alam ghaib? Jawabannya hanya satu yaitu dengan kalbu. Jika diasah secara terus menerus maka kalbu manusia itu akan lebih tajam daripada pisau. Namun sebaliknya, jika kalbu tersebut tidak pernah diasah, maka akan tumpul. Kebanyakan pelaku spiritual sangat memperhatikan betul terhadap kalbu. Mereka melihat dengan kalbu, merasa dengan kalbu, mendengar dengan kalbu bahkan kadang-kadang mereka meraba dengan kalbu. Apakah otak manusia sebagai tempat untuk berpikir tentang logika tidak penting? Wah, sangat penting. GUSTI ALLAH tidak akan menciptakan apapun di dunia ini yang sia-sia. Semuanya pasti ada gunanya. Untuk itu, antara otak manusia dan kalbu memiliki hubungan yang sangat penting. Agar hati bisa setajam belati, lakukanlah latihan dengan kalbu Anda. Aktifkanlah kalbu Anda agar bisa lebih mendekat pada GUSTI ALLAH. Pada dasarnya, semua yang ada di dunia ini ada dalam kalbu. Kegembiraan, kesenangan, kebahagiaan, rasa syukur dan lain-lainnya ada pada kalbu. Oleh karena itu, gunakanlah kalbu Anda untuk selalu bisa berkomunikasi dengan GUSTI ALLAH.
Hati manusia itu terbagi menjadi dua yaitu:- hati besar- hati kecilHATI BESAR bisa bersuara dan mengatakan sesuatu kepada kita, tetapi suara-suara itu selalu berkata bohong. Contohnya, ketika kita sering semedi ataupun shalat, hati besar kadang-kala mengatakan,"Ibadahmu luar biasa! Tidak ada orang yang semedi-nya ataupun shalatnya seperti kamu". Bahkan kadangkala hati besar juga menyuruh untuk menipu, mencuri, emosi dan memaki-maki orang, membunuh dan lain-lain. Sering kita mendengar berita ada seseorang yang mendengar suara untuk membunuh anak maupun istrinya agar kesulitan ekonomi yang melilit segera dapat teratasi. Tragisnya, suara itu malah dianggap sebagai wangsit atau suara ghaib dari GUSTI ALLAH. Hal itu jelas keliru. Karena hati besar senantiasa berkata bohong dan menghasut. Siapa penguasa hati besar? Setan dan Iblis, itulah yang menguasai hati besar kita. Di Al Qur'an disebutkan bahwa Iblis dan setan itu diberi kesempatan oleh GUSTI ALLAH untuk menggoda iman manusia hingga terjerumus ke tempat yang nista. Di tempat itulah kita tinggal menyesali diri. Contohnya, ketika kita sudah melakukan pembunuhan gara-gara mengikuti perkataan hati besar, maka setan dan iblis pun akan tertawa terbahak-bahak penuh sukacita. Sementara kita, tinggal menyesali diri di balik terali besi. HATI KECILSementara hati kecil juga bisa bersuara dan mengatakan sesuatu kepada kita. Dan suara-suara yang muncul selalu berkata jujur dan tidak pernah bohong. Hati kecil juga biasa disebut-sebut sebagai hati nurani. Di hati nurani tiap manusia inilah GUSTI ALLAH lewat GURU Sejati bersemayam. Ketika berbuat salah, hati kecil senantiasa menegur apa yang telah kita lakukan.Lewat hati kecil inilah, manusia tahu apa yang bakal terjadi pada dirinya. Lho, darimana kok bisa tahu apa yang bakal terjadi? Ya tentu saja dari GUSTI ALLAH yang menginformasikan pada GURU Sejati dan meneruskan pada kita. Ambil contoh, pernahkah Anda naik motor? Ketika menaiki motor tersebut Anda merasakan bahwa motor yang Anda tumpangi akan bocor. Suara di hati Anda begitu kuatnya mengatakan bahwa ban motor akan bocor, sehingga ban motor tersebut akhirnya bocor sungguhan. Suara hati kecil inilah yang seharusnya kita dengar. Tetapi kadangkala hati besar senantiasa mengganggu kita untuk berbincang-bincang dengan hati kecil. Bahkan sering hati besar menyaru-nyaru dengan berkata lebih bijaksana sehingga kita pun percaya bahwa suara yang kita dengar itu adalah dari hati kecil. Untuk bisa melatih agar lebih mendengar suara hati kecil tersebut, hendaknya kita sering berdiam diri dulu, merenung, sebelum mengambil keputusan tentang apa yang akan kita lakukan. Ketika berdiam diri dan merenung itulah akan muncul suara baik dari hati besar maupun hati kecil yang sangat bertolak belakang. Nah, dari suara dan tutur katanya itulah kita bisa mengetahui cara suara itu diucapkan maupun bahasanya untuk membedakan antara hati kecil maupun hati besar. Oleh karena itu, sangatlah hebat sabda dari Kanjeng Nabi Muhammad SAW yang menyatakan bahwa Jihad (perang) yang besar adalah jihad melawan hawa nafsu. Sedangkan hawa nafsu itu tempatnya ada di hati besar yang juga tempatnya iblis dan setan bersemayam. Jika sudah bisa mengalahkan hati besar tersebut, maka kita akan lebih mudah untuk mendengarkan hati kecil dan selalu dapat berkomunikasi dengan GUSTI ALLAH.
*Hidupkan Kesejatian
Dalam setiap tubuh manusia terdapat satu piranti khusus yang diciptakan oleh GUSTI ALLAH. Namun kebanyakan manusia tidak menyadari pentingnya piranti itu. Piranti tersebut merupakan bagian tubuh manusia yang berukuran kecil.Namun jika satu bagian tubuh ini rusak, maka rusaklah manusia itu. Bagian tersebut adalah hati nurani atau yang dikenal dengan kalbu. Begitu pentingnya arti dari sebuah kalbu, sampai-sampai Rasulullah Muhammad SAW mengungkapkan lewat hadistnya,"Dalam tubuh setiap orang terdapat bagian yang terkecil yang disebut kalbu. Jika kalbunya rusak, maka rusaklah akhlak manusia itu. Namun, jika kalbunya baik, maka baiklah akhlak manusia itu". Begitu pentingnya sebuah hati nurani atau kalbu itu hingga piranti yang merupakan bagian dari tubuh kita itu menjadi 'tali' pengikat antara kita dan GUSTI ALLAH.Pernah ada seorang teman yang menyatakan,"saya tidak suka bekerja dengan hati nurani. Saya lebih suka bekerja dengan logika". Agak kaget juga saya mendengar perkataannya. Memang manusia dibekali dengan logika. Tetapi tidak semua yang ada di muka bumi ini bisa dilogika. Karena GUSTI ALLAH menciptakan alam ini ada dua yakni alam nyata dan alam ghaib. Bagaimana bisa masuk logika jika menyangkut alam ghaib? Lalu dengan apa manusia bisa menyaksikan keberadaan alam ghaib? Jawabannya hanya satu yaitu dengan kalbu. Jika diasah secara terus menerus maka kalbu manusia itu akan lebih tajam daripada pisau. Namun sebaliknya, jika kalbu tersebut tidak pernah diasah, maka akan tumpul. Kebanyakan pelaku spiritual sangat memperhatikan betul terhadap kalbu. Mereka melihat dengan kalbu, merasa dengan kalbu, mendengar dengan kalbu bahkan kadang-kadang mereka meraba dengan kalbu. Apakah otak manusia sebagai tempat untuk berpikir tentang logika tidak penting? Wah, sangat penting. GUSTI ALLAH tidak akan menciptakan apapun di dunia ini yang sia-sia. Semuanya pasti ada gunanya. Untuk itu, antara otak manusia dan kalbu memiliki hubungan yang sangat penting. Agar hati bisa setajam belati, lakukanlah latihan dengan kalbu Anda. Aktifkanlah kalbu Anda agar bisa lebih mendekat pada GUSTI ALLAH. Pada dasarnya, semua yang ada di dunia ini ada dalam kalbu. Kegembiraan, kesenangan, kebahagiaan, rasa syukur dan lain-lainnya ada pada kalbu. Oleh karena itu, gunakanlah kalbu Anda untuk selalu bisa berkomunikasi dengan GUSTI ALLAH.
Label:
renungan
Kalau Kau Sibuk Kapan Kau Sempat
Kalau Kau Sibuk Kapan Kau Sempat
Kalau kau sibuk berteori saja
Kapan kau sempat menikmati mempraktekan teori?
Kalau kau sibuk menikmati praktek teori saja
Kapan kau memanfaatkannya?
Kalau kau sibuk mencari penghidupan saja
Kapan kau sempat menikmati hidup?
Kalau kau sibuk menikmati hidup saja
Kapan kau hidup?
Kalau kau sibuk dengan kursimu saja
Kapan kau sempat memikirkan pantatmu?
Kalau kau sibuk memikirkan pantatmu saja
Kapan kau menyadari joroknya?
Kalau kau sibuk membodohi orang saja
Kapan kau sempat memanfaatkan kepandaianmu?
Kalau kau sibuk memanfaatkan kepandaianmu saja
Kapan orang lain memanfaatkannya?
Kalau kau pamer kepintaran saja
Kapan kau sempat membuktikan kepintaranmu?
Kalau kau sibuk membuktikan kepintaranmu saja
Kapan kau pintar?
Kalau kau sibuk mencela orang lain saja
Kapan kau sempat membuktikan cela-celanya?
Kalau kau sibuk membuktikan cela orang lain saja
Kapan kau menyadari celamu sendiri
Kalau kau sibuk bertikai saja
Kapan kau sempat merenungi sebab pertikaian?
Kalau kau sibuk merenungi sebab pertikaian saja
Kapan Kau akan menyadari sia-sianya
Kalau kau sibuk bermain cinta saja
Kapan kau sempat merenungi arti cinta?
Kalau kau sibuk merenungi arti cinta saja
Kapan kau bercinta
Kalau kau sibuk berkhutbah saja
Kapan kau menyadari kebijakan khutbah?
Kalau kau sibuk dengan kebijakan khutbah saja
Kapan kau akan mengamalkannya?
Kalau kau sibuk berdzikir saja
Kapan kau sempat menyadari keagungan yang kau dzikir?
Kalau kau sibuk dengan keagungan yang dzikiri saja
Kapan kau mengenalnya?
Kalau kau sibuk berbicara saja
Kapan kau sempat memikirkan bicaramu?
Kalau kau sibuk memikirkan bicaramu saja
Kapan kau mengerti arti bicara?
Kalau kau sibuk mendendangkan puisi saja
Kapan kau sempat berpuisi?
Kalau kau sibuk berpuisi saja
Kapan kau memuisi?
(Kalau kau sibuk dengan kulit saja
Kapan kau sempat menyentuh isinya?
Kalau kau sibuk menyentuh isinya sja
Kapan kau sampai intinya?
Kalau kau sibuk dengan intinya saja
Kapan kau memakrifati nya-nya?
Kalau sibuk memakrifatinya nya-nya saja
Kapan kau bersatu dengan Nya?
“Kalau kau sibuk bertanya saja
Kapan kau mendengarkan jawaban”.
sebuah renungan Gumus
Kalau kau sibuk berteori saja
Kapan kau sempat menikmati mempraktekan teori?
Kalau kau sibuk menikmati praktek teori saja
Kapan kau memanfaatkannya?
Kalau kau sibuk mencari penghidupan saja
Kapan kau sempat menikmati hidup?
Kalau kau sibuk menikmati hidup saja
Kapan kau hidup?
Kalau kau sibuk dengan kursimu saja
Kapan kau sempat memikirkan pantatmu?
Kalau kau sibuk memikirkan pantatmu saja
Kapan kau menyadari joroknya?
Kalau kau sibuk membodohi orang saja
Kapan kau sempat memanfaatkan kepandaianmu?
Kalau kau sibuk memanfaatkan kepandaianmu saja
Kapan orang lain memanfaatkannya?
Kalau kau pamer kepintaran saja
Kapan kau sempat membuktikan kepintaranmu?
Kalau kau sibuk membuktikan kepintaranmu saja
Kapan kau pintar?
Kalau kau sibuk mencela orang lain saja
Kapan kau sempat membuktikan cela-celanya?
Kalau kau sibuk membuktikan cela orang lain saja
Kapan kau menyadari celamu sendiri
Kalau kau sibuk bertikai saja
Kapan kau sempat merenungi sebab pertikaian?
Kalau kau sibuk merenungi sebab pertikaian saja
Kapan Kau akan menyadari sia-sianya
Kalau kau sibuk bermain cinta saja
Kapan kau sempat merenungi arti cinta?
Kalau kau sibuk merenungi arti cinta saja
Kapan kau bercinta
Kalau kau sibuk berkhutbah saja
Kapan kau menyadari kebijakan khutbah?
Kalau kau sibuk dengan kebijakan khutbah saja
Kapan kau akan mengamalkannya?
Kalau kau sibuk berdzikir saja
Kapan kau sempat menyadari keagungan yang kau dzikir?
Kalau kau sibuk dengan keagungan yang dzikiri saja
Kapan kau mengenalnya?
Kalau kau sibuk berbicara saja
Kapan kau sempat memikirkan bicaramu?
Kalau kau sibuk memikirkan bicaramu saja
Kapan kau mengerti arti bicara?
Kalau kau sibuk mendendangkan puisi saja
Kapan kau sempat berpuisi?
Kalau kau sibuk berpuisi saja
Kapan kau memuisi?
(Kalau kau sibuk dengan kulit saja
Kapan kau sempat menyentuh isinya?
Kalau kau sibuk menyentuh isinya sja
Kapan kau sampai intinya?
Kalau kau sibuk dengan intinya saja
Kapan kau memakrifati nya-nya?
Kalau sibuk memakrifatinya nya-nya saja
Kapan kau bersatu dengan Nya?
“Kalau kau sibuk bertanya saja
Kapan kau mendengarkan jawaban”.
sebuah renungan Gumus
Label:
perjalanan
Selasa, 30 Juni 2009
indahnya menjadi orang biasa
indahnya kehidupan normal
bak layaknya manusia yang bebas nakal
tak ada tekanan pun tuntutan yang binal
seperti seorang tani:
BANGUN, KESAWAH, MAKAN,SHOLAT, DAN TIDUR.
indahnya menjadi manusia biasa
tak terbelenggu tiran keturunan
tiran keturunan yang terasa beban
yang terasa mencengkram KEBEBASAN
aku ingin menjadi orang biasa
bebas bertindak
bebas berbuat
perbuatan dan perkataanku tak di soroti
yang tak terbelenggu oleh sebuah nama
trah keluarga
trah keturunan
aku ingin menjadi orang biasa
aku tahu dan sadar
aku harus bermanfaatkan untuk orang lain
kehadiranku tak menjadi beban orang lain
aku tahu
aku adalah hamba Tuhan
aku adalah makhluk sosial
aku adalah salah satu ciptaanNYA
tapi aku juga makhluk individu
yang memerlukan kebebasan
kebebasan
kebebasan........
dan aku tak sama dengan orang tuaku
pun tak sama dengan mereka
karena aku adalah aku
semilir angin berhembus
ternyata waktu merajut sadar akan kehendakku untuk bebas
terbatasi oleh kebebasan orang lain
aku ingin menjadi orang biasa
yang beragama danmenjalankan agama
dan meyebarkan.
tapi bukan karena aku berketurunan
pun bukan karena keluarga
melainkan karena aku
( di sebuah trotoar janti, yogyakarta, 2007)
bak layaknya manusia yang bebas nakal
tak ada tekanan pun tuntutan yang binal
seperti seorang tani:
BANGUN, KESAWAH, MAKAN,SHOLAT, DAN TIDUR.
indahnya menjadi manusia biasa
tak terbelenggu tiran keturunan
tiran keturunan yang terasa beban
yang terasa mencengkram KEBEBASAN
aku ingin menjadi orang biasa
bebas bertindak
bebas berbuat
perbuatan dan perkataanku tak di soroti
yang tak terbelenggu oleh sebuah nama
trah keluarga
trah keturunan
aku ingin menjadi orang biasa
aku tahu dan sadar
aku harus bermanfaatkan untuk orang lain
kehadiranku tak menjadi beban orang lain
aku tahu
aku adalah hamba Tuhan
aku adalah makhluk sosial
aku adalah salah satu ciptaanNYA
tapi aku juga makhluk individu
yang memerlukan kebebasan
kebebasan
kebebasan........
dan aku tak sama dengan orang tuaku
pun tak sama dengan mereka
karena aku adalah aku
semilir angin berhembus
ternyata waktu merajut sadar akan kehendakku untuk bebas
terbatasi oleh kebebasan orang lain
aku ingin menjadi orang biasa
yang beragama danmenjalankan agama
dan meyebarkan.
tapi bukan karena aku berketurunan
pun bukan karena keluarga
melainkan karena aku
( di sebuah trotoar janti, yogyakarta, 2007)
Label:
perjalanan
Senin, 22 Juni 2009
PshT adalah sebuah ajaran untuk hidup

PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE merupakan sebuah organisasi besar pencak silat di indonesia yang merupakan salah satu top organisasi pencak silat dari 10 prguruan.
di lihat dari aspek secara keseluruhan tujuan utama PSHT adalah MENDIDIK MANUSIA YANG BERBUDI PEKERTI LUHUR TAHU BENAR DAN SALAH.
adalah mutlah menjadi tujuan dan jiwa berbudi pekerti luhur itu juga mutlak ada dalam setiap tingkah laku, kata, dan batin setiap anggotanya.
kalau boleh saya berkomentar dalam sisi yang agak sempit tentang ajaran hidup psht adalah tercermin dalam.
1.setiap kali bertemu dalam latihan
2. memulai latihan
3.menutup latihan.
uraian...
1. SETIAP KALI BERTEMU DALAM LATIHAN
di manapun berada,di negara manapun, di tempat latihan manapun, anggota psht mempunyai tradisi: setiap bertemu adalah salaman.
salaman adalah suatu bentuk mengakui eksistensi manusia dengan tidak memandang asal, agama,pendidikan. tapi murni dengan niat sambung roso,murni dengan niat tulus kalau yang di salami ada dengan keadaannya. ada bukan karena harta, ada bukan karena pangkat jabatan, ada bukan karena usia, ada bukan karena asal di lahirkan,
yang bersifat semu.
tapi ada yang bersifat hakiki yaitu sejatinya manusia yang sama2 ciptaan TUHAN YANG MAHA ESA.
tapi perlu dicatat salaman ini adalah sesuai yang wajib tapi tidak wajib.
tidak wajib tapi wajib. artinya yang didahulukan adalah sambung secara batin.
karena ingat anggota psht adalah organisasi besar dan memiliki anggota yang besar pula,yang memiliki batas-batas.
salah satu contoh. ada warga yang beragama islam yang tidak mau salaman terhadap yang bukan mukhrimnya/ lain jenis. di psht- ini bukan kendala karena inti salaman adalah sambung roso maka yang tidak di salami akan memahami keyakinannya. namun yang punya keyakinan tidak salaman kepada lain jenis harus mengganti salaman dengan sapaan yang lebih ramah dari pada yang salaman,
nah inilah yang membuat psht guyup lan rukun.
2. MEMULAI LATIHAN.
acara latihan selalu di mulai dengan berbaris.
a.siswa berbaris menghadap warga yang melatihnya dan memberi hormat.
b.berdo'a, selanjutnya latihan.
a. siswa berbaris menghadap warga yang melatih adalah posisi yang menggambarkan posisi yang melatih dan di latih.
secara global ini adalah posisi dimana kita dalam hidup "harus tahu posisi" di mana kita berada. jika menjadi bawahan harus hormat kepada atasan.dan sebaliknya jika menjadi atasan harus bisa menghargai bawahan.
atau bisa di contohkan yang lain. ketika kita di posisikan menjadi pemimpin/yang dituakan maka harus bisa mengayomi rakyatnya/adik2nya.
b. berdo'a adalah sebuah perbuatan mengakuai eksistensi sang pencipta.
mengakuai jika ada yang di cipta pasti ada yang menciptakan.
jika sesuatu ada pasti yang mengadakan.
berdo'a beryukur atas kesehatan, di beri kesempatan untuk latihan, di beri kesempatan untuk hidup.
berdo'a memohon ampun karena hakikat manusia adalah lupa dan salah dan meminta kemurahan Tuhan YME agar keinginan tercapai dan di beri kemudahan untuk mencapainya.
3. MENUTUP LATIHAN
latihan akan di akhiri dengan berbaris, berdoa,memberi hormat pada warga yang melatih dan salaman.
berdo'a adalah menutup kegiatan dengan rasa syukur karena di beri kelancaran. dan salam adalah tanda perpisahan sementara untuk bertemu lagi.
awal latihan berdo'a dan di akhiri berdo'a.
dari segi agama ada dalam ajarannya.
perlu di catat tradisi ini hanya bagian sedikit dari ajaran psht.
ini adalah rutinitas anggota psht yang kadang hanya menjadi rutinitas belaka sehingga tidak mampu mengakar dalam hidup.
seolah-olah tak ada arti. pada hal jika di cermati lebih dalam-ini mengandung ajaran hidup yang sangat dalam.
makanya faktor untuk mencapai menjadi menusia yang berbudi pekerti luhur tak bisa untuk tidak di tolak penggemblengannya saat siswa dan anggota saling silaturohim atau bahasa ringannya-sering main2 kelatihan dan saling ngangsu kawerruh.
ini dulu lain kali di sambung lagi..
Label:
pencak silat
Kamis, 18 Juni 2009
DIRI YANG TERSADAR TERLUPA

bulir-bulir padi bergemericik,
oleh angin.
merunduk karena berisi.
daun-daun padi yang mulai menguning
oleh usia.
sejenak diri merasa jauh darI NYA
sejenak diri merasa terlupa hampa
Tuhan
ampuni aku dengan keakuan aku
yang melupakanmu
hampa..
hampa,,
diri merasa hampa.
dan diri tertolong oleh rahmatNYA
waktu ternyata menjadi perantara
untuk selalu mengingat
untuk selalu bertasbit kepadaNYA.
hari-hari berlalu seakan hanya rutinitas belaka
tak produktif
tak efektif
saat aku bersimpuh dalam sajadah
diri sadar akan sebuah nurani
nurani adalah akar
akar untuk menguatkan jiwa
jiwa yang akan memantapkan diri dalam melangkah.
kembali pada nurani
kembali pada nurani
kembali pada sang ILAHI
adalah tawaran yang tak bisa di tolak
suara santri2 setiap pagi di dekat kosku
menjadi perantara penghancur egoku
menjadi perantara diri sadar akan kebesaranNYA.
kini diri telah sadar atas yang terlupa
semoga sadar ini tak terlupa lagi
Tuhan,
kasihanilah hambamu ini yang begitu rapuh.
tetapkan diri selalu dalam rahmatMU
berilah hidayah selalu dalam setiap nafas berhembus.
tetapkan hati ku selalu SETIA HATI.
Label:
kata hati
CINTAKU YANG RUMIT
cinta ku yang rumit...
adalah setapak jalan yang aku lalui
sebuah jalan yang terasa sulit
dan sebuah penantian yang harus terbelit
cintaku yang rumit...
mencari cinta yang hakikinya cinta
sebuah perjalanan yang harus aku tempuh
karena aku yakin itu
ketika waktu berhenti
aku teringat wanita2 yang sempat berada dalam hati
semua tak membekas suci
semua habis di telan waktu yang merenda
dia adalah wanita yang sangat dekat denganku
awalnya aku merasa itu bukan perasaan cinta
namun beriring waktu berjalan
rasa itu lestari dalam nurani
aku mulai berontak
aku mulai berhasrat akan sejatinya detak
karena setiap langkah
ada dia
karena setiap melihat kaum hawa
ada dia.
keinginanku mulai terpenjara karena status dia
waktu demi waktu terasa begitu lama
namun rasa itu tetap terpelihara
aku heran
aku tak percaya pada diri ku ini
apakah ini pelajaran dari sang kuasa
akan sebuah cinta sejati
tapi diri tak begitu percaya akan ini
karena hubungan ini bukan hanya atas 2 insan.
aku coba melupannya
dan aku berdo'a di atas sajadahku
hapuskan rasa itu...!
hilangkan rasa itu..!
tapi entah kenapa sampai detik ini aku tidak bisa melupakannya
apakah ini cinta suciku...?
apakah ini cinta sejatiku...?
kini dia tidak terikat
cintaku yang rumit
akan kah merenda ketidak rumitan...?
jika dia memang cinta suciku
permudahkan...!
jika tidak
jauhkan dan hilangkan rasa itu...!
agar diri tak tersiksa
namun jika dia adalah cinta suciku
aku tunggu dengan kesucian cintaku
walau akan beribu-ribu matahari terbit
sampai waktunya tiba
itu saja
adalah setapak jalan yang aku lalui
sebuah jalan yang terasa sulit
dan sebuah penantian yang harus terbelit
cintaku yang rumit...
mencari cinta yang hakikinya cinta
sebuah perjalanan yang harus aku tempuh
karena aku yakin itu
ketika waktu berhenti
aku teringat wanita2 yang sempat berada dalam hati
semua tak membekas suci
semua habis di telan waktu yang merenda
dia adalah wanita yang sangat dekat denganku
awalnya aku merasa itu bukan perasaan cinta
namun beriring waktu berjalan
rasa itu lestari dalam nurani
aku mulai berontak
aku mulai berhasrat akan sejatinya detak
karena setiap langkah
ada dia
karena setiap melihat kaum hawa
ada dia.
keinginanku mulai terpenjara karena status dia
waktu demi waktu terasa begitu lama
namun rasa itu tetap terpelihara
aku heran
aku tak percaya pada diri ku ini
apakah ini pelajaran dari sang kuasa
akan sebuah cinta sejati
tapi diri tak begitu percaya akan ini
karena hubungan ini bukan hanya atas 2 insan.
aku coba melupannya
dan aku berdo'a di atas sajadahku
hapuskan rasa itu...!
hilangkan rasa itu..!
tapi entah kenapa sampai detik ini aku tidak bisa melupakannya
apakah ini cinta suciku...?
apakah ini cinta sejatiku...?
kini dia tidak terikat
cintaku yang rumit
akan kah merenda ketidak rumitan...?
jika dia memang cinta suciku
permudahkan...!
jika tidak
jauhkan dan hilangkan rasa itu...!
agar diri tak tersiksa
namun jika dia adalah cinta suciku
aku tunggu dengan kesucian cintaku
walau akan beribu-ribu matahari terbit
sampai waktunya tiba
itu saja
Label:
kata hati
Rabu, 17 Juni 2009
falsafah
* Urip Iku Urup (Hidup itu Nyala, Hidup itu hendaknya memberi manfaat nagi orang lain disekitar kita, semakin besar manfaat yang bisa kita berikan tentu akan lebih baik, tapi sekecil apapun manfaat yang dapat kita berikan, jangan sampai kita menjadi orang yang meresahkan masyarakat).
* Memayu Hayuning Bawana, Ambrasta dur Hangkara (Manusia hidup di dunia harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan; serta memberantas sifat angkara murka, serakah dan tamak).
* Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti (segala sifat keras hati, picik, angkara murka, hanya bisa dikalahkan dengan sikap bijak, lembut hati dan sabar)
* Ngluruk Tanpa Bala, Menang Tanpa Ngasorake, Sekti Tanpa Aji-Aji, Sugih Tanpa Bandha (Berjuang tanpa perlu membawa massa; Menang tanpa merendahkan atau mempermalukan; Berwibawa tanpa mengandalkan kekuasaan, kekuatan; kekayaan atau keturunan; Kaya tanpa didasari kebendaan)
* Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamun Kelangan (Jangan gampang sakit hati manakala musibah menimpa diri; Jangan sedih manakala kehilangan sesuatu).
* Aja Gumunan, Aja Getunan, Aja Kagetan, Aja Aleman (Jangan mudah terheran-heran; Jangan mudah menyesal; Jangan mudah terkejut-kejut; Jangan mudah kolokan atau manja).
* Aja Ketungkul Marang Kalungguhan, Kadonyan lan Kemareman (Janganlah terobsesi atau terkungkung oleh keinginan untuk memperoleh kedudukan, kebendaan dan kepuasan duniawi).
* Aja Kuminter Mundak Keblinger, Aja Cidra Mundak Cilaka (Jangan merasa paling pandai agar tidak salah arah;Jjangan suka berbuat curang agar tidak celaka).
* Aja Milik Barang Kang Melok, Aja Mangro Mundak Kendo (Jangan tergiur oleh hal-hal yang tampak mewah, cantik, indah; Jangan berfikir mendua agar tidak kendor niat dan kendor semangat).
* Aja Adigang, Adigung, Adiguna (Jangan sok kuasa, sok besar, sok sakti).
* sepiro gedhene sengsoro yen tinompo amung dhadi cubo( seberapa besar masalh jika diterima dengan lapang/ikhlas hanya menjadi cobaan/ringan
* Memayu Hayuning Bawana, Ambrasta dur Hangkara (Manusia hidup di dunia harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan; serta memberantas sifat angkara murka, serakah dan tamak).
* Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti (segala sifat keras hati, picik, angkara murka, hanya bisa dikalahkan dengan sikap bijak, lembut hati dan sabar)
* Ngluruk Tanpa Bala, Menang Tanpa Ngasorake, Sekti Tanpa Aji-Aji, Sugih Tanpa Bandha (Berjuang tanpa perlu membawa massa; Menang tanpa merendahkan atau mempermalukan; Berwibawa tanpa mengandalkan kekuasaan, kekuatan; kekayaan atau keturunan; Kaya tanpa didasari kebendaan)
* Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamun Kelangan (Jangan gampang sakit hati manakala musibah menimpa diri; Jangan sedih manakala kehilangan sesuatu).
* Aja Gumunan, Aja Getunan, Aja Kagetan, Aja Aleman (Jangan mudah terheran-heran; Jangan mudah menyesal; Jangan mudah terkejut-kejut; Jangan mudah kolokan atau manja).
* Aja Ketungkul Marang Kalungguhan, Kadonyan lan Kemareman (Janganlah terobsesi atau terkungkung oleh keinginan untuk memperoleh kedudukan, kebendaan dan kepuasan duniawi).
* Aja Kuminter Mundak Keblinger, Aja Cidra Mundak Cilaka (Jangan merasa paling pandai agar tidak salah arah;Jjangan suka berbuat curang agar tidak celaka).
* Aja Milik Barang Kang Melok, Aja Mangro Mundak Kendo (Jangan tergiur oleh hal-hal yang tampak mewah, cantik, indah; Jangan berfikir mendua agar tidak kendor niat dan kendor semangat).
* Aja Adigang, Adigung, Adiguna (Jangan sok kuasa, sok besar, sok sakti).
* sepiro gedhene sengsoro yen tinompo amung dhadi cubo( seberapa besar masalh jika diterima dengan lapang/ikhlas hanya menjadi cobaan/ringan
Label:
perjalanan
Senin, 15 Juni 2009
perjuangan
angin berhembus. dan selalu berhembus dan tak pernah berhenti.
di dunia manusia selalu berkarya, berbuat, melangkah.
manusia selalu berkeinginan melalukan perubahan, membentuk budaya, peradaban.
membangun prestasi.
sehingga terlahir budaya yang mapan.
dan saat ini terasa waktu mulai menyingkat.
saya tidak bisa membentuk budaya dimana saya selama ini tinggal dan menuangkan segenap pemikiran saya.
tempat di mana saya lahir sebagai sebuah warga PSHT yaitu UIN Sunan Kali Jaga.
saya merasa gagal mengkader dan mendidik untuk memunculkan semangat juang yang tinggi untuk menjalani hidup.
sejenak saya teringat akan sebuah falsafah SH. yang tercermin dari 2 telunjuk dalam BUKAAN,
dalam ciptaan Yang KUASA. semua berpasang-pasangan.
jika ada wanita ada pria, ada hitam da putih,
jika ada kegelapan akan terang,
jika ada masa keruntuhan akan ada masa kejayaan.
saya hanya positif thingking.
jika masa nya telah tiba tempat di mana saya lahir akan bisa memunculkan tokoh-tokoh besar,
besar di dunia persilatan
besar di dunia kampus,
besar di dunia masyarakat yaitu dunia yang lebih besar.
memunculkan pemimpin2 kelak di lingkungannya masing2.
itulah harapan saya dan do'a saya untuk tempat di mana saya lahir sebagai warga PSHT.
dan do'a untuk adik2 saya.
semoga Tuhan mengabulkan keinginan dalam hati suci ini, terkabulkan dengan adanya saya si sana dan tanpa adanya saya di sana.
di dunia manusia selalu berkarya, berbuat, melangkah.
manusia selalu berkeinginan melalukan perubahan, membentuk budaya, peradaban.
membangun prestasi.
sehingga terlahir budaya yang mapan.
dan saat ini terasa waktu mulai menyingkat.
saya tidak bisa membentuk budaya dimana saya selama ini tinggal dan menuangkan segenap pemikiran saya.
tempat di mana saya lahir sebagai sebuah warga PSHT yaitu UIN Sunan Kali Jaga.
saya merasa gagal mengkader dan mendidik untuk memunculkan semangat juang yang tinggi untuk menjalani hidup.
sejenak saya teringat akan sebuah falsafah SH. yang tercermin dari 2 telunjuk dalam BUKAAN,
dalam ciptaan Yang KUASA. semua berpasang-pasangan.
jika ada wanita ada pria, ada hitam da putih,
jika ada kegelapan akan terang,
jika ada masa keruntuhan akan ada masa kejayaan.
saya hanya positif thingking.
jika masa nya telah tiba tempat di mana saya lahir akan bisa memunculkan tokoh-tokoh besar,
besar di dunia persilatan
besar di dunia kampus,
besar di dunia masyarakat yaitu dunia yang lebih besar.
memunculkan pemimpin2 kelak di lingkungannya masing2.
itulah harapan saya dan do'a saya untuk tempat di mana saya lahir sebagai warga PSHT.
dan do'a untuk adik2 saya.
semoga Tuhan mengabulkan keinginan dalam hati suci ini, terkabulkan dengan adanya saya si sana dan tanpa adanya saya di sana.
Label:
perjalanan
Rabu, 10 Juni 2009
diri yang masih tak mampu menahan ego
manusia adalah makhluk ciptaan sang kuasa yang paling canggih dari segala ciptaannya.
otak yang cerdas
nurani yang tajam.
namun manusia kadang tak menyadari itu.
manusia kadang terjebak pada nafsu yang sejatinya merendahkan eksistensinya.
tak terkecuali aku...
kefrontalan dalam berfikir adalah bagian dalam menuju kedewasaan.
namun kenapa proses begitu lama terasa,
untuk menuju kedewasaan dalam berfikir..?
terasa egoisme selalu menyelubungi hati..?
adakah jalan merenda cepat menuju itu..?
otak yang cerdas
nurani yang tajam.
namun manusia kadang tak menyadari itu.
manusia kadang terjebak pada nafsu yang sejatinya merendahkan eksistensinya.
tak terkecuali aku...
kefrontalan dalam berfikir adalah bagian dalam menuju kedewasaan.
namun kenapa proses begitu lama terasa,
untuk menuju kedewasaan dalam berfikir..?
terasa egoisme selalu menyelubungi hati..?
adakah jalan merenda cepat menuju itu..?
Label:
perjalanan
Kamis, 04 Juni 2009
A A D S
kulari ke hutan kemudian menyayiku
kulari ke pantai kemudian teriakku
sepi, sepi dan sendiri aku benci
kuingin binar, aku ingin di pasar
bosan aku dengan penat
dan enyah saja kau pekat
seperti berjelaga jika ku sendiri
pecahka saja gelasnya biar ramai
biar mengaduh sampai gaduh
ada malaikat menyulam jaring
laba-laba belang di tembok keraton putih
kenapa tak goyangkan saja loncengnya
biar terdera
atau aku harus lari ke hutan belok ke pantai.....
kulari ke pantai kemudian teriakku
sepi, sepi dan sendiri aku benci
kuingin binar, aku ingin di pasar
bosan aku dengan penat
dan enyah saja kau pekat
seperti berjelaga jika ku sendiri
pecahka saja gelasnya biar ramai
biar mengaduh sampai gaduh
ada malaikat menyulam jaring
laba-laba belang di tembok keraton putih
kenapa tak goyangkan saja loncengnya
biar terdera
atau aku harus lari ke hutan belok ke pantai.....
Label:
kata hati
DIAM
Diam
lihatlah aku...
selalu terkadang diam membisu...
diam adalah emas..
ta' semua orang mengatakan itu...
tapi aku setuju...
diam membawa kedamaian...
diam membawa ketenangan...
diam itu mulia...
diam bukan berarti bisu...
diam bukan berarti menghanyutkan...
sejuta makna tersimpan di dalamnya...
seiring datangnya waktu...
semua orang akan tahu...
betapa tingginya arti diam..
(oum2, 2/9/8)
lihatlah aku...
selalu terkadang diam membisu...
diam adalah emas..
ta' semua orang mengatakan itu...
tapi aku setuju...
diam membawa kedamaian...
diam membawa ketenangan...
diam itu mulia...
diam bukan berarti bisu...
diam bukan berarti menghanyutkan...
sejuta makna tersimpan di dalamnya...
seiring datangnya waktu...
semua orang akan tahu...
betapa tingginya arti diam..
(oum2, 2/9/8)
Label:
kata hati
Rabu, 03 Juni 2009
tatkala jiwa merenda hasrat
terasa jiwa terbangun dalam terjaganya
terbangun atas ruang-ruang yang kosong
bukannya kosong sepenuhnya
tapi sepenuhnya tak sepenuhnya
akan karya
akan torehan langkah
untuk kemanfaatan diri
untuk kemanfaatan agama
untuk kemanfaatan di alam
untuk kemanfaatan manusia
diri merasa hidupku lebih banyak tertidur dari pada keterjagaannya
semoga ini tak terulang
karena hidup hanya sekali.
terbangun atas ruang-ruang yang kosong
bukannya kosong sepenuhnya
tapi sepenuhnya tak sepenuhnya
akan karya
akan torehan langkah
untuk kemanfaatan diri
untuk kemanfaatan agama
untuk kemanfaatan di alam
untuk kemanfaatan manusia
diri merasa hidupku lebih banyak tertidur dari pada keterjagaannya
semoga ini tak terulang
karena hidup hanya sekali.
Label:
kata hati
Selasa, 02 Juni 2009
aku terperangkap dalam wajah Garis berkerudung
ketika saat menunjukkan malam yang mulai tergoda oleh pagi
tamaram tanpa purnama
aku menyendiri dalam kesejukan hati
menatap cita yang terasa aneh
aku terperangkap dalam wajah gadis berkerudung
hati tak bisa diterjang oleh ombak2 bergelombang
di mana Hari selalu merindu
akan kehadiran gadis berkerudung
Berharap matahari kembali bersinar
Bualan semut-semut merah menipu
Karena tak ada yang saling menyatu
aku terperangkap dalam wajah gadis berkerudung
Serunai gadis berkerudung
selalu bertahta dalam hati ku
menjadi cita akan hasrat
aku terperangkap dalam wajah gadis berkerudung
entah kenapa...
seolah gadis berkerudung meremukkan hatiku
meluluhkan egoku
meluluhkan amarahku
terasa dingin
terasa sejuk
tatkala melihat gadis berkerudung.
aku terperangkap dalam wajah gadis berkerudung
aku rasa ini bukan karena aku terlahir di dunia pesantren....
aku rasa bukan karena umi ku berkerudung
aku rasa ini bukan karena diri tak menemukan wajah yang cantik
daripada gadis berkerudung.
ataukah ada kelainan dalam diriku......?
aku terperangkap dalam wajah gadis berkerudung
sejatinya aku suka gadis tak berkerudung
namun kesukaanku terhadap gadis tak berkerudung
terkalahkan oleh gadis yang berkerudung
terasa aku lebih menyukai
dirasa aku lebih menyayangi
berasa aku lebih mencintai
namun kenapa...?
akankah ada kelainan yang tak wajar dalam diriku....?
atau kah ini suatu berkah yang aku harus syukuri...?
jika ia...
adalah suatu berkah
biarlah diri tetap terperangkap dalam wajah gadis berkerudung.
tamaram tanpa purnama
aku menyendiri dalam kesejukan hati
menatap cita yang terasa aneh
aku terperangkap dalam wajah gadis berkerudung
hati tak bisa diterjang oleh ombak2 bergelombang
di mana Hari selalu merindu
akan kehadiran gadis berkerudung
Berharap matahari kembali bersinar
Bualan semut-semut merah menipu
Karena tak ada yang saling menyatu
aku terperangkap dalam wajah gadis berkerudung
Serunai gadis berkerudung
selalu bertahta dalam hati ku
menjadi cita akan hasrat
aku terperangkap dalam wajah gadis berkerudung
entah kenapa...
seolah gadis berkerudung meremukkan hatiku
meluluhkan egoku
meluluhkan amarahku
terasa dingin
terasa sejuk
tatkala melihat gadis berkerudung.
aku terperangkap dalam wajah gadis berkerudung
aku rasa ini bukan karena aku terlahir di dunia pesantren....
aku rasa bukan karena umi ku berkerudung
aku rasa ini bukan karena diri tak menemukan wajah yang cantik
daripada gadis berkerudung.
ataukah ada kelainan dalam diriku......?
aku terperangkap dalam wajah gadis berkerudung
sejatinya aku suka gadis tak berkerudung
namun kesukaanku terhadap gadis tak berkerudung
terkalahkan oleh gadis yang berkerudung
terasa aku lebih menyukai
dirasa aku lebih menyayangi
berasa aku lebih mencintai
namun kenapa...?
akankah ada kelainan yang tak wajar dalam diriku....?
atau kah ini suatu berkah yang aku harus syukuri...?
jika ia...
adalah suatu berkah
biarlah diri tetap terperangkap dalam wajah gadis berkerudung.
Label:
kata hati
Senin, 01 Juni 2009
jika Hasrat Hanya Terhenti di Angan
panas cuaca hari ini
terasa sejenak otak terhenti
mengenang jeruji-jeruji hati
yang terisi butir-butir terisi
terisi manusia-manusia yang penuh kreasi
yang telah menghampiri diri,
ada yang kreasinya terhenti di otaknya
ada yang kreasinya terhenti di hatinya
ada yang kreasinya terhenti di mulutnya
ada yang kreasinya terhenti oleh di luar diri dan kuasanya
terhenti oleh waktu yang tak memberi kuasa
terhenti oleh kesempatan yang tak memberi meruang
oleh kaki yang berpijak yang tak menginjak.
kini diri bertanya pada diri,
akankah kreasi diri hanya terhenti dalam bayang...?
atau akahkah kreasi menjelma dalam realita...?
dua pertanyaan sekaligus pilihan,
sebuah cacatan....
tidak lah berubah keadaan suatu kaum jika kaum itu tidak merubah keadaan itu sendiri,
Label:
kata hati
Minggu, 31 Mei 2009
jika menjadi kakak harus siap menjadi tong sampah...!
hari-hari terlewati
dengan masalah2 mendera
dari diri sendiri
dari ade'2 aku
terpintas dalam pikiran
sungguh otak di penuhi dengan masalah terasa
otak yang sebenarnya terisi dengan organ2.
terasa organ2 itu hilang berganti dengan bermacam2 masalah.
rambut terasa keriting walau tak keriting
sampai diri hampir di ambang batas kesabaran.
terasa memory diri mengingat kata seorang mas ku.
"JIKA MENJADI KAKAK, HARUS SIAP MENJADI TONG SAMPAH".
tong sampah itu tidak memandang sampah apa yang masuk,
tidak bisa memilih sampah apa yang masuk,
SAMPAH YANG MASUK ITU:
sampah yang harum,
sampah yang setengah harum,
sampah yang bau,
sampai sampah yang amat teramat bau sekali,
bahkan baunnya tidak hanya sekali, tapi berkali-kali.
SEorang kakak seharusnya demikian,
menjadi tong sampah untuk ade' 2nya.
pertanyaannya sekarangsiapkah menjadi tong sampah..?
dengan masalah2 mendera
dari diri sendiri
dari ade'2 aku
terpintas dalam pikiran
sungguh otak di penuhi dengan masalah terasa
otak yang sebenarnya terisi dengan organ2.
terasa organ2 itu hilang berganti dengan bermacam2 masalah.
rambut terasa keriting walau tak keriting
sampai diri hampir di ambang batas kesabaran.
terasa memory diri mengingat kata seorang mas ku.
"JIKA MENJADI KAKAK, HARUS SIAP MENJADI TONG SAMPAH".
tong sampah itu tidak memandang sampah apa yang masuk,
tidak bisa memilih sampah apa yang masuk,
SAMPAH YANG MASUK ITU:
sampah yang harum,
sampah yang setengah harum,
sampah yang bau,
sampai sampah yang amat teramat bau sekali,
bahkan baunnya tidak hanya sekali, tapi berkali-kali.
SEorang kakak seharusnya demikian,
menjadi tong sampah untuk ade' 2nya.
pertanyaannya sekarangsiapkah menjadi tong sampah..?
Label:
kata hati
Senin, 25 Mei 2009
jika berkehendak, pantaskan dirimu... !

jika berkehendak untuk jadi pemimpin,
pantaskan perkataan dan prilaku dirimu menjadi pemimpin...!
jika kamu berkehendak untuk menjadi tokoh masyarakat,
pantaskan perkataan dan prilaku dirimu menjadi tokoh masyarakat...!
jangan menanti hari esok untuk berubah,
tapi mulai saat ini.
jangan menanti waktu untuk melangkah,
tapi mulai waktu ini.
pertanyaan singkat...?
jawaban padat...?
mulai dari mana menjadi pemimpin...?
mulai dari hatimu untuk memimpin dirimu sendiri..
MENJADI PEMIMPIN JANGN ANDALKAN KETURUNAN DAN KEKAYAAN...!

tersebutlah dalamm al-qur'an, Allah SWT memilih thalut UNTUK MEMPIN SEBUAH NEGERI. padahal, diabukan dari eturunan bangsawan atau raja.sejatinya Thalut hanyalah pengembala kambing.namun ia dipilih oleh Allah SWT menjadi pemimpin karena memiliki ilmu yang laus dan fisik yang prima.
Allah berfirman dalam surat al-baqoroh (2) ayat 247." nabi mereka mengatakan pada mereka."sesungguhnya Allah telah mengangkat Thalut menjadi rajamu. mereka menjawab," bagaimana Thalut memimpin dan memerintah kami, padahal kami lebih berhak mengendalikan pemerintahan daripadanya sedangkan dia pun tidak diberi kekayaan yang banyak?(nabi mereka) berkata,
sesungguhnya Allah telah memilihnya dia sebagai rajamu dan telah menganugrahkan ilmu yang laus dan tubuh yang perasa. Allah memberikan pemerintahan kepada siapa yang di kehendakiNYA.dan Allah Maha luas pemberianNya lagi Maha Mengetahui.
Ayat di atas menyabarkan bahwa Allah menghendaki umat-NYA untuk memili pemimpin terbaik. dalam kaitan ini. kekayaanataupun garis keturunan raja , bangsawan, kyai. bukanlah patokan, melainkan kapasitas keilmuannyakapabilitas, serta keteguhan iman.
pekan-pekan ini, masyarakat dihadapan pada fenomena memprihatinan.usai gearan pemilihan umum(pemilu) legislatif tanggal 19 april lalu, media massa kerap menyajikan berita seputar anggota legislatif (caleg) yang mengalami tekanan mental lantaran gagal meraup suara signifikan.
ada yang lantas berprilaku aneh, semisal menarik kembali bantuan yang sudah diberikan kepada masyarakat.lainnya diduga mengaami stres. ditandai timbulnya gejala organ tubuh yangb sakit sakit2an. atau juga terkena tekanan depresi berupa hilangnya semangat hidup dan gairah hidup, tidak ada nafsu makan, tidak bisa tidur, sampai pada ingin bunuh diri. ada juga yang terganggu akal sehatnya.
menurut saya ini karena kurang adanya sifat sabardan sabar adaah suatu ilmu diri. sabar bukan ditimbulkan dari keturunan apalagi kekayaan.
INTINYA JIKA INGIN JADI PEMIMPIN KUASAI ILMUNYA
INTINYA JIKA INGIN JADI TOKOH BESAR, BESARLAH KARENA DIRI SENDIRI
JANGAN
KARENA KETURUNAN BANGSAWAN,
KARENA DARI KELUARGA PESANTREN,
LELUHUR YANG BESAR
KARENA KEKAYAAN.
" TAPI BESARLAH KARENA DIRI SENDIRI ITU SAJA"
Label:
renungan
Minggu, 24 Mei 2009
sebuah perjalanan
jogja saat ini tersirami air dari langit
yang lebih di kenal dengan hujan
hujan yang tak begitu lebat
dan juga tak bisa di bilang gerimis
intinya aga' lebat dan di atas gerimis
soalnya hujan bisa membuat tanah mengalirkan air di atasnya.
entah kenapa aku ingin nulis lepas saat ini
lepas dari kata yang bersajak lepas dari kata yang terbentuk
karena terasa badan ini kurang tidur beberapa hari ini
karena terasa otak ini kurang tidur beberapa hari ini
jadi kalau di sederhanakan
lemas, lelah, capek (atau apalah bahasanya) jasmani dan rohani.he...3x.
tapi inilah pilihan hidupku
tapi ini lah kehidupan yang aku pilih
karena hidup terlalu singkat di lalui dengan kekosongan
karena hidup terlampau sia di lalui hanya bergerak tak bermakna
kegiatan yang tak bermakna.
roni....omongannya kayak ustad aje....he...3x
lelah...lelah itulah aku saat ini
di balik itu kemaren ada sms masuk.
nomor baru di tanyak nama katanya mau nyebutinnya gugup.
smsnya pakek bahasa arab
aku ngerti artinya
ya mungin karena aku pernah mondok dan memang keluarku orang pondok.
he...3x tapi aku pura2 ga' tahu.
sms bertautan
saling jawab dan saling tanya.
di bilang penasaran aku tidak
tapi di bilang tidak ya penasaran
ya... biarlah siapa dia dari mana asalnya
aku terima sebagai sahabat
semoga aku bisa mendapat pengetahuan dari nya dan sebaliknya.
karena kayaknya nabi muhammad pernah bilang.
hee...3x.
"JANGAN LIHAT SIAPA DIA TAPI LIHAT APA YANG DI BICARAKAN".
tapi aku yakin seiring dengan berjalannya waktu nama kan terbit pada saatnya.
lepas dari itu aku punya bayang2 siapa dia mencermati kata dalm smsnya.
siapa dia ...he...3x.
tunggu episod selanjudnya...
yang lebih di kenal dengan hujan
hujan yang tak begitu lebat
dan juga tak bisa di bilang gerimis
intinya aga' lebat dan di atas gerimis
soalnya hujan bisa membuat tanah mengalirkan air di atasnya.
entah kenapa aku ingin nulis lepas saat ini
lepas dari kata yang bersajak lepas dari kata yang terbentuk
karena terasa badan ini kurang tidur beberapa hari ini
karena terasa otak ini kurang tidur beberapa hari ini
jadi kalau di sederhanakan
lemas, lelah, capek (atau apalah bahasanya) jasmani dan rohani.he...3x.
tapi inilah pilihan hidupku
tapi ini lah kehidupan yang aku pilih
karena hidup terlalu singkat di lalui dengan kekosongan
karena hidup terlampau sia di lalui hanya bergerak tak bermakna
kegiatan yang tak bermakna.
roni....omongannya kayak ustad aje....he...3x
lelah...lelah itulah aku saat ini
di balik itu kemaren ada sms masuk.
nomor baru di tanyak nama katanya mau nyebutinnya gugup.
smsnya pakek bahasa arab
aku ngerti artinya
ya mungin karena aku pernah mondok dan memang keluarku orang pondok.
he...3x tapi aku pura2 ga' tahu.
sms bertautan
saling jawab dan saling tanya.
di bilang penasaran aku tidak
tapi di bilang tidak ya penasaran
ya... biarlah siapa dia dari mana asalnya
aku terima sebagai sahabat
semoga aku bisa mendapat pengetahuan dari nya dan sebaliknya.
karena kayaknya nabi muhammad pernah bilang.
hee...3x.
"JANGAN LIHAT SIAPA DIA TAPI LIHAT APA YANG DI BICARAKAN".
tapi aku yakin seiring dengan berjalannya waktu nama kan terbit pada saatnya.
lepas dari itu aku punya bayang2 siapa dia mencermati kata dalm smsnya.
siapa dia ...he...3x.
tunggu episod selanjudnya...
Label:
kata hati
Langganan:
Postingan (Atom)
