Jumat, 04 Desember 2009

sang malam menertawakanku

semilir angin menghembus tulang
sepintas cahaya rembulan malu-malu dibalik tirai
cahayanya mengintip dari balik kelambu awan
serasa malunya seperti seorang desa

aku dengan ke akuan ku
sepi dalam keramaian
menundukkan hati
menyibak tirai hidup
yang seolah gelap

aku dengan ke akuan ku
mencoba menata yang seharusnya tertata
menyatukan serpihan-serpihan semangat
semangat yang perlahan terkikis atas satu nama
nama itu adalah WAKTU

waktu begitu cepat terasa di jogja
seolah diri terdekte oleh waktu
waktu dengan keangkuhannya
bergerak
bergerak tak kenal apa

aku dengan ke akuanku
menundukkan hati yang menganga
berbicara pada nurani
bukan untuk siapa-siapa...
bukan untuknya...
bukan untuk dia...
bukan untuk mereka...
tapi untuk ku
kepada nya
kepada dia
kepada mereka

aku dengan ke akuan ku
berbicara pada nurani
nurani yang terselubung oleh amarah
nurani yang terselubung oleh keinginan yang hampa.

nurani berkata
namun lebih tepatnya
MENGEJEK
atas diri
walau diri menyadari
semangat seorang manusia takkan selamanya
selamanya dalam semangat
pada titik tertentu akan mengalami fluktuasi
mengalami naik turun.
tapi diri menyadari
saat-saat tertentu diri tak bisa menerima kemunduran semangat.
untuk berkarya
untuk berbuat
untuk yang ada disekitar merasa senang
gembira, terlindungi,nyaman
dengan kehadiran diri.

tapi diri tak bisa ditolak mengatakan
semangat bersembunyi dalam waktu.
akan kah aku mencari semangat itu...?
di luar diri....?
namun kepada siapa...?
apakah kepada rembulan,...?
apakah kepada angin malam...?
apakah kepada sang bintang ...?
yang setia menemani sang rembulan..
apakah sudah saatnya ku mencari sesosok
siti khojidah yang dengan kelembutannya
menemani sang nabi Muhammad yang sok,gemetar, keluar keringat dingin,
sekaliber nabi yang terasa otak terhenti
logika tak kuasa
pikiran tak bisa berfikir
saat menerima wahyu pertama...

dengan kelembutan siti khodijah
nabi menemukan otaknya
nabi menemukan dirinya
nabi menemukan logikanya
nabi menemukan pikirannya
nabi menemukan obsesinya
nabi menemukan semangatnya

apakah sudah saatnya aku mencari sosok siti khodijah....?
apakah sudah waktunya...?
diri hanya bisa tertawa
ditemani sang malam yang mulai tergilas pagi
di temani bintang dan rembulan di atas sana
di temani angin malam yang menusuk tulang
seakan mereka berbisik.

semangat....!

Jumat, 27 November 2009

DALAM KERETA BESI

BERSAMA KERETA BESI
diri meninggalkan jogja
diri menuju jember
07.30 kereta besi berjalan
berangkat meninggalkan jogja
diri melangkahkan niat
diringi oleh teman sebelah kost
warna dan bau harum tanah jogja sejenak aku hirup
sebelum peluit panjang pertanda kereta besi berjalan.
dalam kereta besi berjalan
aku bertemu wanita cerdas
secerdas tubuhnya yang gemuk yang tak terbantahkan
sampai ketika tangannya menggenggam
lekuk-lekuk tangannya tak terlihat
dalam kereta besi berjalan
aku bertemu dengan seorang ibu dan anaknya
ibu yang tegar, terlihat dari lekukan dahinya
seorang anak yang pemalu dann cerdas
kulihat dari pandangan matanya dan sedikit kata yang terucap.

terbesit dalam hati..
kenapa aku sering bertemu dengan orang2 ini...? seorang ibu yang tegar dan anak2nya?
dalam kereta besi berjalan

kata terlontar dalam ucapan
memberontak menjadi sebuah ucapan
yang tak henti menciptakan harmoni wawasan
sungguh mengasyikkan

dalam kereta besi berjalan
hawa panas mulai menyelubungi suhu
menyelubungi seperti atmosfer yang menyelubungi bumi
pengap, panas, itulah kereta besi ekonomi
kereta termurah sri tanjung jurusan yogyakarta-banyuwangi

dalam kereta besi berjalan
bau dari berbagai bau muncul menjadi pewangi
bahkan harum dari berbagai harum tak kuasa menahan pengapnya udara

dalam kereta besi berjalan
bau dari berbagai bau
harum dari berbagai harum
tak kuasa menahan sejuknya pemandangan di luar kereta berjalan
selaksa menjadi obat. pengapnya udara.

hamparan sawah yang membiru
gubuk-gubuk mungil menambah harmoni pemandangan
sepintas burung-burung bermain di sawah
ada yang terbang,
ada yang bercanda-canda di atas pucuk padi
di pucuk padi yang mulai menguning
terlihat diluar kereta api berjalan
daun-daun pisang menyapa kepergianku meninggalkan jogja
seakan-akan menyapa kepergianku menuju jember...,
"ojo lali bali menneh, urus skripsine, ndang lulus"......!

indah...indah.
itulah penggambaran yang tidak bisa ditolak
kebebasan dari hiruk pikuk kota
kebebasan dari hiruk pikuk msuara kereta besi sejenak.

dalam kereta besi berjalan
tak terasa beratus-ratus bahkan berjuta-juta kata menggema
menggema diiringi oleh suara kereta besi yang berisik
yang berisiknya menimbulkan keindahan tersendiri
jas...jus...jas...jus...tut...tu....t...tu...t.
"sungguh sangat indah bahkan keindahannya melebihi arti dari kata indah itu sendiri".
saat kata-kata tertulis
roda kereta besi sudah benginjak tanah jember.
jember tersiram hujan
itulah sepintas yang aku lihat
dingin , sejuk
mengobati pengapnya , dan panas yang telah aku alami
jaketkupun tak kuasa untuk dipakai
seakan jaket memanggil...
pakai aku.....!
pakai aku.....!
diripun tak kuasa menolak panggilan jaket.
dan sebelum aku menyelesaikan tulisan ini
jaket sudah membalut tubuhku dalam hangat.
jember....i love you full


Dalam kereta sri tanjung gerbong tiga, 15 oktober 2009

Di balik senyumnya aku melihat sebagian jiwaku

set seset maloko riya' bu'u' ben maloko,
begiagin kabudu'na,
duh oreng bini' sereddin bedeh se endi' dikoh,
atenah guleh duh senneng ka be'na,

set seset gedding riya' gembeng gedding,
riya' kanak reng se raddin
semege'eh orengah genteng.

duh raddin onggu be'na le'.
30 oktober adalah waktu keramat bagiku
entah bagi dia atau mereka2.
aku tidak pernah melihatnya tersenyum bahkan tertawa.
namun pada 30 oktober itu aku melihatnya tersenyum
tersenyum di sudut mataku dan meresap ke hatiku.
walau tak tersenyum dihadapanku.
cukup membuat denyut nadi dan jangtungku tak berirama.
dan aku belum pernah merasakan sekacau ini.
di balik senyumnya aku melihat sebagian jiwaku
entah kenapa....?
atau mengapa...?
Logika terasa tak mampu berfikir
selaksa logika terhenti oleh senyumnya.
ah....apakah ini sebagian jiwaku yang hilang....?
atau hanya angin berlalu...?
seperti wanita2 yang pernah menghampiriku...
dia terlalu pintar bagiku
namun jika boleh aku memohon
ya robbi...aku ingin dia...
tapi suatu saat.
karena aku sedang mengejar cita2ku dan dia pun ingin menggenggam dunia dalam tangannya.
dan jika engkau memberi ijin akan aku terjang tembok2 keraton putih atas ijinMU

AKU TERJEBAK DALAM SENYUMNYA
DAN AKU MELIHAT SEBAGIAN JIWAKU ADA DALAM SENYUMNYA.
BIARLAH AKU TERUS TERJEBAK.
DAN JIKA AKU DIBERI KESEMPATAN BERSAMANYA
AKU TIDAK AKAN MENYIA2KANNYA....
ITU SAJA.

Selasa, 10 November 2009

sesepuh PSHT cab Sleman dan cab jogja(mas Salyo Harsoutomo


mas salyo lahir pada tahun 1917 dan meninggal pada tahun 1985. beliau adalah seorang warga pertama yang mengibarkan bendera PSHT dan melatih pada tahun 1930 dan mengesahkan thn 1933.antara lain mas sis pelatih mas imron. dan mas imron pelatih dari mas Larjo.tempat latihan pertama di jogja adalah di Gendeng selatan kampus UIN sunan kali jaga yogyakarta. mohon jika ada waktu para saudara2 warga da ade'2 siswa cabang jogja dan cabang sleman untuk nyekar ke makam beliau. sebagai rasa terimakasih atas jasa2nya. semoga jasa2nya di terima olehNYA ..amin
(edisi penelusuran sejarah PSHT prov. jogja)

Minggu, 01 November 2009

MUKADIMAH PSHT

MUKADIMAH PSHT
Bahwa sesungguhnya hakekat hidup itu berkembang menurut kodrat iramanya masing-masing menuju kesempurnaan; demikian pun kehidupan manusia sebagai mahkluk Tuhan yang terutama, hendak menuju keabadian kembali kepada causa prima titik tolak segala sesuatu yang ada, melalui tingkat ke tingkat namun tidak setiap insan menyadari bahwa apa yang dikejar-kejar itu telah tersimpan menyelinap di lubuk hati nuraninya.
SETIA HATI sadar menyakini akan hakiki hayati itu dan akan mengajak serta para warganya menyingkap tabir/tirai selubung hati nurani dimana “SANG MUTIARA HIDUP” bertahta.
Pencak silat salah satu ajaran SETIA HATI dalam tingkat pertama berintikan seni olah raga yang mengandung unsur pebelaan diri untuk mempertahankan kehormatan, keselamatan dan kebahagiaan dari kebenaran terhadap setiap penyerang; dalam pada itu SETIA HATI sadar dan yakin bahwa sebab utama dari segala rintangan dan malapetaka serta lawan dari kebenaran hidup yang sesungguhnya bukanlah insan, mahkluk atau kekuatan yang diluar dirinya; Oleh karena itu pencak silat hanyalah suatu syarat untuk mempertebal kepercayaan kepada diri sendiri dan mengenal diri pribadi
Maka SETIA HATI pada hekekatnya tanpa mengingkari segala martabat-martabat keduniawian, tindak kandas/tenggelam pada jajaran Pencak Silat sebagai pendidikan ketubuhan saja, melainkan lebih menyelami kedalam lambang pendidikan kejiawaan untuk memiliki sejauh-jauh kepuasan hidup abadi lepas dari pengaruh rangka dan suasana.
Sekedar syarat bentuk lahir, disusunlah Organisasi dalam rangka “Persaudaraan Setia Hati Terate”, sebagai ikatan antara saudara “SETIA HATI” (SH) dan lembaga yang bergawai sebagai pembawa dan pemancar cita.

ajaranPSHT

Materi Persaudaraan Setia Hati Terate (Panca Dasar) adalah materi Pencak silat yang ada dan diberikan kepada siswa PSHT. Meskipun demikian bukan siswa saja yang harus mempelajari dan memahami apa sebenarnya makna yang terkandung dalaM Materi Persaudaraan Setia Hati Terate atau Lima Panca Dasar PSHT. Berikut Adalah penjelasan dan makna dari pada Materi pelajaran bagi siswa Persaudaraan Setia Hati Terate yang terdiri terdiri dari :


1. Persaudaraan
2. Olah raga
3. Kesenian
4. Beladiri
5. Mental kerohanian (ke-sh-an)

1. Persaudaraan
Sejarah telah mengungkap, sejak Ki Ngabehi Suro Diwirjo mendirikan pencak silat dengan nama “Djojo Gendilo” dan hubungan batin antar saudara bernama “Sedulur Tunggal Ketjer” sampai perkembangan yang dibawa oleh Ki Ngabehi Hadjar Hardjo Oetomo dengan nama “Persaudaraan Setia Hati Terate”, bahwa persaudaraan adalah suatu hal yang diutamakan bagi warga dan siwanya, memberi kekuatan hidup serta membimbingnya dalam memperoleh kesejahteraan dan kebahagiaan lahir batin.
Persaudaraan ada;ah hubungan batin yang erat antara seorang dengan orang lain, dalam hal ini antara warga dengan warga atau antara warga dengan segenap umat manusia pada umumnya. Persaudaraan ditanamkan sejak siswa pertama kali mengecap pertama kali pelajaran SH. Dengan persaudaraan, manusia diperlakukan dan diakui sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa, yang sama derajatnya, yang sama haknya dan kewajiban-kewajiban asasinya, tampa membedakan suku, keturunan, agama dan kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan social, warna kulit, dan sebagainya.
Syarat Persaudaraan :

Adapun syarat terjalinnya tali persaudaraan yang kekal dan abadi dalam kehidupan warga Persaudaraan Setia Hati Terate adalah :

* Saling Pengertian
* saling Mengasihi
* Saling Bertanggung Jawab

Sedangkan untuk menunjang terbentuknya tali persaudaraan diperlukan adanya rasa :

* Saling Membutuhkan
* Saling Menghargai
* Saling Mempercayai

Pertentangan politik sering terjadi dimana-mana, dari golongan tingkat atas sampai golongan paling bawah. Malahan bisa juga terjadi antara kakak dan adik sekandung yang berdiam disatu atap. Tetapi di bawah ikatan “persaudaraan” pertentangan politik tidak akan pernah ada. Pertentangan politik tidak pernah dibawa kedalam kehidupan saudara-saudara Persaudaraan Setia Hati Terate, juga tidak pernah mempengaruhi jalannya latihan pencak silat. Di bawah bendera Persaudaraan Setia Hati Terate masing-masing anggota menangggalkan baju kedinasan, baju politik, baju partai, baju bisnis dan sebagainya. Masing-masing hanya mengenakan “baju persaudaraan”. Mereka merasa solider,mereka merasakan ikatan tali persaudaraan lebih mendalam dari ikatan tali hubungan keluarga atau saudara.

Hal ini tidak berarti dikarenakan si atasan dan si bawahan adalah sama-sama Warga Persaudaraan Setia Hati Terate, maka si bawahan boleh seenaknya sendiri. Misalkan si bawahan “njangkar” kepada atasannya/pimpinannya. Atau dikarenakan kita sebagai srorang warga maka bolrh seenaknya dengan pimpinan suatu instansi diluar lingkungan kita karena dia juga seorang warga. Bukaan itu yang dikehendaki oleh persaudaraan tetapi yang dikehendaki oleh persaudaraan adalah yang satu dan lainnya saling membutuhkan, saling menghormati dan saling mempercayai. Masing-masing merasa dan mengakui benar-benar sebagai saudara Warga Persaudaraan Setia Hati Terate yang lainnya.

Perwujudan persaudaraan

Selain pengertian tersebut di atas, perwujudan dari Persaudaraan dalam perbuatan antara lain :

1. Berjabat tangan

Berjabat tangan pada saat bertemu dengan seurang lain atau saudara sendiri di luar acara-acara tertentu (misalnya menyampaikan ucapan selamat) oleh sementara orang yang menganggap dirinya berpendidikan dan berintelek adalah perilaku atau adat kebiasaan orang-orang desa. Tetapi bagi orang-orang Persaudaraan Setia Hati Terate, baik yang sarjana maupun yang tidak , baik yang berpangkat maupun yang tidak ,berjabatan tangan adalah perwujudan fari persaudaraan, bahkan bisa merupakan cirri khas dari orang Persaudaraan Setia Hati Terate.
Berjabat tangan ini di lakukan pada setiap kali bertemu atau akan berpisah dengan saudara SH yang lain, sebelum dan sesudah latihan, serta pada saat sebelum dan sesudah sambung.

Arti berjabatan tangan sebelum sambung, mereka (yang berjabatan tangan) ikhlas untuk di pukul dan diminta keikhlasan saudara (lawan sambung) untuk dipukul.

2. Sambung

Dilihat sepintas, sambung adalah suatu perkelahian dengan mengeluarkan kepandaian bermain pencak silat. Bukankah dengan bersambung akan di cari suatu kemenagan ? “mau menang sendiri” seperti halnya perkumpulan bulu tangkis, catur, dan sebagainya justru suatu pertandingan sewaktu masih atau sesudah tidak berada dalam suasana latihan di perkumpulan.

Sambung berlangsung di dalam dua keadaan, yaitu :

a. Sambung dalam latihan

- Sesama pelatih

Di sini sambung merupakan peragaan bagi pelatih untuk memberikan contoh menggunakan teknik pencak silat yang baik kepada siswa.

- Antara pelatih dengan siswa

Sambung jenis ini kebanyakan siswa di wilayah cabang Malang dan sekitarnya merupakan suatu pelajaran yang menakutkan, bahkan sempat menjadi momok dan merupakan salah satu penyebab siswa keluar / tidak mengikuti latihan. Sebenarnya sambung jenis ini mengandung pengertian sebagai berikut :

1. Melatih keberanian siswa untik melawan seseorang di atas tingkatnya.
2. Memberi kesempatan kepada siswa untuk mengeluarkan segenap kemampuan yang dimiliki, hal ini tidak bisa dilakukan bila siswa tersebut sambung dengan sesama siswa.

- Sesama siswa

Sambung sesama siswa dilaksanakan secara bertahap dengan pengertian membimbing siswa berani menghadapi lawan dengan kesiapan penuh.

b. Sambung di luar latihan

Sambung jenis ini dilaksanakan pada saat :

- Pertemuan antar warga

Sifat sambung di sini adalah merupakan “tombo kangen” suatu pertemuan antar warga walaupun telah dimeriahkan oleh beberapa atraksi atau hiburan, hidangan dan lain sebagainya, namun tidak akan cukup memuaskan apabila tidak diisi dengan acara sambung antar warga, biasanya diiringi dengan instrumen, dilaksanakan secara bergantian yang sering dinamakan dengan “Sambung Ganding” atau “Sambung Galang”.
SHT Cup.

walaupun sambung di sini dituntut untuk mencari suatu kemenangan (angka) sesuai peraturan yang telah ditentukan, tetapi pesilat melakukannya seperti halnya sewaktu dia masih menjadi siswa dalu ,hanya karena kewajiban belaka karena dia sebagai atlit. Selesai melaksanakan sambung, kedua pesilat tersebut masih tetap merasa dan mengakui benar-benar sebagai saudaranya.

3. Anjangsana

Anjangsana adalah mengunjingi tempat kediaman (rumah) atau lokasi tempat tinggal seseorang atau saudaranya. Macam anjangsana adalah :
a Perorangan

Anjangsana perorangan yang lazimnya berlaku di lingkungan warga PSHT adalah kedatangan saudaranya yang muda ke kediaman (rumah) saudaranya yang lebih tua (sowan).

Faedah dari anjangsana ini banyak , khususnya bagi saudara yang lebih muda antara lain :

- Menambah ilmu / pengetahuan PSHT

Pelajaran di dalam PSHT sulit untuk dilukiskan banyaknya. Ibarat kedalaman air kalau seseorang menyelam bertambah dalam dia tidak akan segera menemui dasarnya. Demikian pula dengan pelajaran PSHT baru bisa disajikan lepada calon warga hanya sebagian saja. Maksud dari anjangsana ini adalah harapan bagi si adik untuk menerima atau memperoleh tambahan pelajaran dari si kakaknya. Sayangnya di jaman sekarang sekarang ini si adik setelah mengalami saat-saat pengeceran memiliki fildadah “rumongso biso” pada hal semestinya “biso-o rumongso” atau ibarat yang lain adalah ketidakmungkinan si sumur mencari sumber untuk dituangi airnya.

- Mempercepat doa-nya terkabul

Mengapa anjangsana dikaitkan dengan terkabulnya doa ? dengan anjangsana kita berusaha lebih mempererat tali persaudaraan sehingga apabila tali persaudaraan ini telah terjalin erat hal-hal yang bersifat memutuskan tali persaudaraan baik disadari maupun tidak akan sulit dimiliki seorang pendekar PSHT. Hal ini diperkuat pula oleh ajaran dalam agama Islam mengenai salah satu syarat terkabulnya do’a manusia adalah “…..tiada seorang muslim yang berdo’a kepada Allah dimana do’a itu tidak dicampuri dengan dosa dan memutuskan tali kekeluargaan (persaudaraan),……”.

- Kemajuan lahiriah

Dengan anjangsana ini bisa juga terjadi penambahan ilmu selainilmu SH (misalnya ilmu dagang) atau aktifitas-aktifitas tertentu yang dapat meningkatkan taraf hidup si adik.


- Dan lain-lain

b. Perkelompok

Anjangsana yang dilakukan lebih dari seorang ketempat saudaranya ditempat lain nauk seorang atau lebih bermanfaat :

- Tukar pengalaman

Merupakan perwujudan lawaqtan antar Cabang dengan sarana pelatih tanding olah raga (volley ball, sepak bola, dsb).
- Sarasehan ke-SH-an

Perusak Persaudaraan

Walaupun demikian dengan persaudaraan bisa juga menyebabkan kehancuran hubungan, kerenggangan hubungan batin bahkan putusnya ikatan batin sesama warga dan hancurnya organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate yang sudah berusia 85 tahun lebih ini.
Hal ini bisa terjadi apabila persaudaraan tersebut dinodai oleh :

- Ingin mencari menangnya sendiri

- Merasa paling super sendiri

Rasa tersebut hanya dimiliki oleh seseorang yang masih terikat dan didorong rasa ke-aku-annya yang tinggi “AKU” bisa timbul pada diri seseorang apabila dia merasa telah memiliki segalanya,tidak perlu menghormati orang lain karena sia merasa paling terhormat dan tidak perlu memberi kepercayaan kepada orang lain timbul rasa ingin mencari menangnya sendiri dan paling super sendiri bisa mendorong jauh kebelakang rasa kepentingan bersama, persatuan, dan pengorbanan untuk organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate.

Akibat dari ternodanya Persaudaraan maka akan menyebabkan :

- Timbulnya ketidak dsiplinan

- Tidak tertib administrasi dan

- Tidak tertib organisasi
Demikian juga halnya mengapa organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate tidak mencantumkan kata-kata “Pencak Silat” dalam nama organisasi walaupun organisasi tersebut mengajarkan pencak silat kepada murid-muridnya. Karena kalau ditulis dengan nama “Persaudaraan Pencak Silat Setia Hati Terate”, maka yang ada di dalam organisasi/kumpulan tersebut hanyalah orang-orang atau sekumpulan orang yang bisa bermain pencak silat. Kalau demikian apakah di dalam tubuh Persaudaraan Setia Hati Terate juga terdapat orang-orang atau sekumpulan oaring-orang yang tidak bisa bermain pencak silat ? jawabannya juga tidak. Kalau yang di maksud dengan orang-orang tersebut adalah seorang Warga. Tetapi bagi seseorang yang yang diangkat sebagai Warga Kehormatan (seperti misalnya Bapak Abdul Gafur), maka belum tentu dan tidak harus memiliki kemampuan bermain pencak silat SH TERATE. Lalu mengapa nama organisasi tidak mencantumkan kata-kata “pencak silat” ? Persaudaraan Setia Hati Terate tidak mengutamakan pelajaran pencak silat, juga tidak lainnya, yang diutamakan adalah Persaudaraan yang memberi kekuatan serta bimbingan dalam memperoleh kesejahteraan dan kebahagian lahir batin.

Aspek Pembinaan Persaudaraan

aspek pembinaan persaudaraan dengan melihat kondisi usia siswa, dibedakan sebagai berikut :

1. Siswa Kanak-kanak

Pengenalan dan pengembangan sikap terhadap kehidupan keluarga dan lingkungan.
2. Siswa Remaja & taruna

• Pengembangan sikap terhadap kehidupan keluarga

• Pengembangan sikap terhadap kehidupan lingkungan

• Pengembangan sikap terhadap masyarakat

• Rasa tanggung jawab terhadap lingkungan

3. Siswa Dewasa & Khusus

Peresapan azas persaudaraan

Laku, penghayatan hakekat persaudaraan

Penghayatan sebagai insane kamil/mahkluk sosial

2. Olah Raga

persaudaraan adalah dalam bentuk pemahaman dan pendalaman pelajaran pencak silat. Pengertian olah raga pada pencak silat adalah mengolah raga dengan gerakan-gerakan pencak silat yang ada pada Persaudaraan SH Terate.

Pada saat mempelajari permainan pencak silat, selain memperoleh kemampuan bisa bermain pencak silat dengan baik maka raga atau tubuh sendiri memperoleh manfaat,antara lain :

1) Memperbaiki Suasana Hati

a Peningkatan Kadar Norepinefrin

Para ahli tidak dapat menerangkan dengan tepat mengapa atau bagaimana olah raga menyebabkan hal ini. Beberapa penelitian mengungkap hal ini dapat disebabkan oleh peningkatan kadar norepinefrin (suatu hormon yang penting untukmenghantarkan pesan-pesan otak melalaui saraf-saraf tertentu di tubuh) di dalam otak. Perbedaan ini jelas terlihat pada suatu kelaian kejiwaan yang disebut psikosis manik depresif, dimana suasana hati pasien berubah-ubah di antara bahagia dan sedih. Selama fase manik (gembira), kadar norepinefrin pasien meningkat, dan selama fase depresi, kadar norepinefrin turun secara tajam.

b. Peningkatan Suplai Darah Ke Otak

Dengan olah raga suplai darah ke otak akan meningkat. Dengan demikian maka otak tidak akan menerima lebih banyak oksigen. Orang-orang lanjut usia yang diberi oksigen seringkali dapat berfikir dengan lebih jelas dan suasana hatinya membaik.

c. Penurunan Kadar Garam Di Otak

Penurunan kadar garam di otak dapat memperbaiki suasana, Dr. Robert Brown telah berhasil menggunakan olah raga dan diuretic untuk mengobati wanita-wanita yang menjadi depresi tepat sebelum masa haid mereka. Ketegangan sebelum haid dan depresi dapat disebabkan oleh tertahannya garam dalam tubuh karena tingginya kadar hormon.
Selain itu, dengan olah raga dapat meningkatkan produksi keringat dan drmgam diurotik mrningkatlah produksi air seni, sehingga akan menurunkan jumlah garam didalam tubuh.

d. Membuat Tidur Lebih Nyenyak

Dr. Fred Baekland dari State University of New York, pada tahun 1966 merupakan orang pertama yang membuktikan secara ilmiah bahwalatihan fisik yang keras membuat tidur menjadi lebih nyenyak.
Sedangkan Dr. Colin Shapiro dari Johannesburg, Afrika Selatan dan Dr. R.B. Zloty dari University of Manitoba di Canada dalam penelitiannya secara sendiri-sendiri telah memperlihatkan jumlah tidur nyenyak adalah sebanding dengan mengeluarkan energi di waktu siang hari. Makin banyak berolah raga, maka tidurpun makin nyenyak.

e. Meningkatkan Perasaan Berprestasi

Partisipasi dalam program olahraga yang teratur memberikan kepada banyak orang perasaan telah menyelesaikan suatu tugas sulit dengan baik “Setiap perasaan baik mengenai diri anda sendiri memperbaiki suasana hati anda”. (Dr. Fred Goodwin dari National Institute of Mental Healt).

2) Mengurangi Gangguan Jiwa

Tidak hanya orang sehat yang memperoleh keuntungan dari program olahraga yang teratur, tetapi menurut para ahli penyakit jiwa, orang dengan berbagai tingkat penyakit jiwa pun mendapatkan manfaat dari olahraga.
Dalam penelitian terkontrol tentang “jogging” sebagai terapi untuk pasien dengan depresi klinis, Dr. John H. Greist, seorang ahli ilmu jiwa dari University of Wisconsin, mengobati mereka dengan lari atau psikoterapi. Para peserta mengisi daftar gejala yang dipakai secara luas untuk mengukur derajat depresi. Setelah sepuluh minggu, Greist melaporkan bahwa pelaripelari tersebut mengalami perbaikan besar. Sedangkan banyak pasien yang mendapat psikoterapi tidak merasa baik daripada sebelumnya.
Kelainan jiwa sering kali diikuti kelainan fungsi (Dr. Edward Greenwood Menigger Foundation di Topeka, Kansas). Itulah sebabnya orang-orang dengan gangguan emosional seringkali membuat gerakan-gerakan aneh dengan tubuh mereka. Tetapi penyakit jiwa dan fisik adalah sejalan. Beberapa bentuk olahraga dapat membantu penderita neurotik dan bahkan psikhotik yang paling beratpun.

3) Membantu Jantung

Bagaimana olahraga membantu jantung ?

- Olahraga memperbesar semua arteri koronaria yangmemberi makan jantung.
- Olahraga meningkatkan peredaran darah koletarial (tambahan) sehingga ada lebih dari satu pembuluh darah yang akan mensuplay darah dari satu pembuluh nadi terhalang, darah dari pembuluh nadi lain akan memberi makan daerah tersebut mencegah terjadinya serangan jantung.
- Olahraga menurunkan konsentrasi lemak darah. Tonjolan lemak yang meyumbat arteri konoria menyebabkan serangan jantung.
Kadar lemak (trigliserida) dapat diturunkan dengan aktifitas disik yang keras (John Holloszy – St. Louis). Penurunan kadar lemak darah mengurangi kecindrungan pembentukan tonjolan lemak yang menyumbat pembuluh darah.

- Olahraga membantu jantung untuk mengambil oksigen dari darah lebih efektif.
- Olahraga menurunkan tekanan darah.

4) Tidak Membesarkan Atau Memburuk Otot

Biasanya banyak wanita merasa takut bahwa setelah mereka mengikuti pencak silat maka ototnya akan membesar dan buruk. Ini tidak mungkin akan terjadi, otot bisa membesar apabila melakukan beban latihan ketahan seperti angkat beban. Sedangkan olahraga pada pencak silat justru akan membentuk oto-oto yang panjang dan bentuk badan yang kuat dan menarik.

5) Menghilangkan Lemak Yang Tidak Diinginkan

Berlatih atau berolahraga selam sekurang-kurangnya 30 menit sehari akan membantu anda menghilangkan lemak yang tidak diinginkan.
Dr. Michael Pollock dari Wake Forest University, memeriksa 32 pria, yang rata-rata berumur 47 tahun dan telah melakukan jogging selama beberapa tahun. Pemeriksaan tersebut menunjukkan bahwa lemak mereka10-15 % dibawah tingkat populasi umum pada kelompok umur yang sama.
Ketika melakukan latihan (senam/jurus), lemak dalam tubuh akan berubah menjadi energi dan menambah massa otot. Otot jauh lebih berat daripada lemak. Itulah sebabnya mengapa ukuran tubuh anda akan berkurang sebelum penurunan berat badan. Daerah-daerah yang akan terbebaskan dari lemak diantaranya adalah perut, paha, pantat, dan pinggul.
Aspek pembinaan olahraga :

Aspek pembinaan kesenian dengan melihat kondisi usia siswa, dibedakan sebagai berikut :

1) Siswa Kanak-kanak

Senam pagi

Senam dasar

Senam massal

2) Siswa Remaja & Taruna

Jurus reflek, olahraga

Pertandingan pencak silat berat

3) Siswa Dewasa & Khusus

Olah raga nafas pencak silat


3. Kesenian

Kesenian sebagai salah satu aspek dalam Persaudaraan SH Terate merupakan bagian unsure latihan yang perlu dikembangkan dari tingkat polos. Masam atau bentuk kesenian terdiri dari permainan tunggal, permainan ganda dan pagelaran massal, yang diwujudkan dalam paket-paket latihan sebagai pedoman dasar

1. Sasaran

-Memelihara kaidah pencak silat yang baik dengan menumbuhakan kelenruran, keluwesan dan keindahan gerak ynag di hubungkan ddengan keserasian irama

- Sebagai latihan bagi siswa dalam pengembangan aspek pengembanagn keserasian dan keselarasan yang diharapkan dapat berpengaruh dalam sikap dan laku kehidupan

2. Pelaksanaan Kegiatan Kesenian

1. pola dasar gerak (lihat materi pembinaan teknik )

2. pola dasar teknik (lihat materi pembinaan teknik )

3. keserasian irama dan penjiwaan :ketepatan irama dan penjiwaan gerak.
4. penguasaan arena : pengembangan pola dasar gerakan dan variasi pola gerak

5. tahapan penilaian :

- pendahuluan

- inti permainan

- penutupan

pedoman dan unsurunsur dasar latihan untuk tiingkatan siswa di susun dalam matriks.

6.Waktu Latihan

Latihan dilkukan secara teratur dan periodik

7. Jenis Penampilan dan Pagelagelaran

- penampilan di arena tertutup

- penampilan di arena terbuka

- penampilan di panggung

- pagelaran massal


8. Irama Pengiring

- gamelan

- gendang pencak

- jidor

- musik

- keroncong

- alat musik/ tabuhan lainnya

9. aspek pembinaan kesenian

Aspek pembinaan kesenian dengan melihat kondisi usia siswa, dibedakan sebagai berikut:

• siswa kanak kanak

~pengenalan irama

• siswa remaja dan taruna

~perpaduan gerak dan irama (masal berirama )

• siswa dewasa dan khusus

~penghayatan keselarasan

4. Bela diri

Dengan pelajaran pencak silat, dengan kejiwaan untuk mengenal “sang pencipta”dan mengenal “diri pribadi” maka pencak silat berfungsi sebagai alat /senjata untuk membela diri / untuk mempertahankan kehormatan bukan untuk membela seseorang, tetapi hanya melayani seseorang apabila keadaaan memang terpaksa dan diperlukan. Persaudaraanb setia hati terate ti dak mengajarkan seni bela diri lainnya kecuali pencak silat karena pencak silat adalah seni membeladiri asli dari bangsa indonesia yang mutunya tidak kalah dengan beladiri yang lain. Dengan demikinan persaudaraan SH terate juga memperrtahankan dan mengembangkan kepribadian bangsa indonesia. Karena nilai nilai kemerdekaan berkepribadian indonesia, karrena “bangsa yang terjajah apabila bangsa tersebut tidak mmeliki kepribadian”.

5. Mental kerohanian (ke-sh-an)

Merupakan tujuan akhir persaudaraan SH Terate. Disini ment5al kerohanian/ keshan berpedoman pada “ mengenal diri sendiri sebaik-baiknya”. Tujuan dari pelajaran persaudaraan SH Terate adalah mendidik manusia dalam menempuh kehidupan ini memproleh kebaahagian dan kesejahteraan dunia akhirat.

Setelah pribadi manusia persaudaraan SH Terate sudah amntap berjiwa PSHT barulah dia baru bisa melaksanakan tugas dan kewajibannya di alam mayapada ini, yaitu “ memayu hayuning bawono”. Selama manusia Persaudaraan SH Terate, mustahil kalau dia bisa mengemban tugas “ memayu hayuning bawono”.
Mental kerohanian dan Ke-sh-an adalah sumber asas ketuhanan Yang Maha Esa. Kita harus sadar bahwa sesungguhnya manusia sebagai individu itu tidak hidup dengan sendirinya tanpa ada yang menghidupkan atau dapat pula di katakan bahwa sebagai individu itu sesungguhnya hanyalah suatu “objek”dari pada “ subjek mutlak”. Yaitu yang maha esa.
Tanpa memberikan mental kerohanian, ibaratnya hanya mencetak “tukang pukul”. Ini hanyalah suatu hal yang keliru dan tidak dinginjkan ooleh Persaudaraan SH terate. Perlu diingat, bahwa pencak silat hanyalah merupakan sarana / pelajaran sampingan, yang diutamakan adalah membentuk manusia persaudaraan SH Terate dan bisa memayu hayuning bawono.

Kamis, 22 Oktober 2009

Rakernas SH Terate

Rakernas SH Terate Penuh Dengan Keakraban(di kutib dari PSHT bangka)

SH Terate punya gawe besar. Ujudnya, rapat kerja nasional (Rakernas). Ketua Umum SH Terate, H. Tarmadji Boedi Harsono,SE mengatakan, jadwal Rakernas tanggal 16 – 17 Oktober 2009. Lokasinya di Padepokan SH Terate Jl. Merak Nambangan Kidul Kota Madiun. Thema central yang diusung “ Kembali ke Jaridiri.

“Gayeng dan penuh keakraban. Kesan itu menyeruak, selama berlangsung Rekernas SH Terate 2009. Sebany 147 ketua cabang seantero Indonesia hadir. Lagi, meski yang diundang jadi peserta hanya ketua cabang, terbukti, pengurus inti cabang ikut hadir mendukung suksesnya perhelatan akbar ini.

Persiapan hajat tingkat nasional SH Terate ini pun sudah sudah dipersiapkan sejak September awal. Bahkan, sejak Ramadhan kemarin, panitia penyelenggara beberapa kali menggelar rapat di Padepokan. Ketua Panitia Rakernas didelegasikan kepada Drs.. Moerdjoko,HW.

Mas Madji, demikian panggilan akrab ketua SH Terate Pusat Madiun, mengatakan, thema sentral yang bakal diusung dalam Rakernas SH Terate tahun ini adalah “Kembali ke Jatidiri.”

Tema ini dikedepankan dengan target mempertajam pemahaman rasa handarbeni terhadap organisasi tercinta. Sebab, Mas Madji menengarai, sedikit banyak sudah terjadi pergeseran nilai ajaran dari pokok ajaran murni SH Terate. Kenapa ini terjadi, akses global dan dimensi keduniawian menjadi penyebab utama.

Ambil contoh konkret, bias politik yang mewarnai langkah sejumlah warga SH Terate yang kebetulan ikut berasaing dalam pemilihan kepala daerah (Bilbup atau Pilwalkot). Juga sejumlah kadang SH Terate yang ikut bersaing menggalah kursi legislative. “Tanpa sadar, mereka membawa bendera SH Terate ke kancah politik. Saya tidak mengatakan, orang SH Terate itu tidak boleh berpolitik. Silakan warga SH Terate terjun ke dunia politik sesuai dengan hati nuraninya. Sesuai dengan pilihannya. Tapi, tolong jangan membawa organisasi ke kancah politik. Oknum warganya boleh berpolitik, tapi SH Terate harus tetap netral. Tidak ngeblok sana tidak ngeblok sini,” katanya.

Pengamatan Terate, percaturan politik dan bursa caleg di wilayah Madiun dan sekitarnya, sebagai missal. Tingginya basis massa SH Terate di wilayah Madiun, tak bisa dipungkiri merupakan tambang emas bagi partai politik perseta pemilu. Alasannya cukup sederhana, massa SH Terate merupakan basis massa militant dan relative fanatic. Makanya, jika diibaratkan tambang, basis massa SH Terate serupa barang jadi, yang tidak lagi perlu bersusah payah untuk memformat ulang. Gampangnya omong, tinggal membuat kemasan yang cantik dan proporsional, jadilah.

Barisan semut ireng atau wong njero (orang dalam) adalah julukan paling popular, menyebut massa SH Terate di kancah politik. Tak jelas, siapa pertama kali meluncurkan istilah ini. Tapi masyarakat Madiun, dengan ringan menyebut kata ini. Bahkan sempat muncul pameo, caleg yang dirubung semut ireng, hampir dipastikan jadi.

Benar, parpol pun paham banget soal ini. Wajar, jika parpol berlomba menggandeng tokoh SH Terate menjadi kandidat. Fakta berbicara, hampir 60 persen caleg yang ikut berlaga memperebutkan kursi wakil rakyat di daerah ini berasal dari SH Terate. Dampaknya, disadari atau tidak, mereka bersaing antar saudara. Dan, jika sudah masuk pada ranah ini, tentu, strategi utama yang dikedepankan adalah, pokok bisa rekrut massa sebanyak-banyak, peroleh suara tinggi dan jadi.

Tak perlu pakar, masyarakat awam pun paham banget, dampak negative yang muncul akibat persaingan antarsaudara ini.”Yang tidak mereka sadari, secara kasat mata sesungguhnya para caleg yang berasal dari SH Terate itu berlaga dengan saudara sendiri. Dampaknya, sampyuh. Karena mereka sudah amping-amping pepacuh,” ungkap Drs. Arief Soerjono, ketua SH Terate DKP Madiun.

Benar, data acak yang berhasil dikumpulkan Terate menyebut, banyak saudara kita yang bersaing sebagai caleg dalam pemilu silam, gagal meraih kursi. Padalah, hitungan politis, mereka seharusnya jadi. Selain untuk takaran senioritas, terbilang cukup, citra eksistensinya pun bagus.

Ajaran Budi Luhur

Kembali ke jatidiri ajaran Setia Hati yang dijadikan tema Rakernas, lanjut Mas Madji, adalah kembali ke tujuan utama SH Terate. Yakni, mencetak manusia berbudi luhur tahu benar dan salah, bertakwa dan beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa, dalam jalinan persaudaraan kekal abadi.

Persaudaraan dalam konteks ajaran SH Terate adalah persaudaraan utuh yang tidak memandang siapa aku siapa kamu, persaudaraan yang terlepas dari hegomoni kedamaian (drajat, pangkat, martabat), berdiri sama tinggi, duduk sama rendah, persaudaraan yang diletarbelakangi saling sayang menyayangi, hormat menghormati dan saling bertanggungjawab.

Kontek kembali ke jati diri ajaran SH Terate ini, juga sesuai dengan amanat mukadimah SH Terate, yakni akan mengajak serta para warganya menyingkap tirai selubung di mana Sang Mutiara Hidup bertahta. Pembahasan lebih detil soal petuah Keua Umum SH Terate dalam konteks ini, silakan akses ke portal petuah ketua umum SH Terate di www.shteratecantrik.blogspot.com

Dari hasil rapat panitia, Rakernas yang akan digelar selama dua hari ini, hanya kan mengundang Ketua Cabang SH Terate seluruh Indonesia. Dan, tidak boleh diwakili. Acuannya, ketua cabang adalah kepanjangan tangan pusat. Mereka pula nanti yang berkewajiban mensosialisasikan hasil dari Rakernas SH Terate.

Mas Madji, meminta kepada seluruh cabang SH Terate di Indonesia mempersiapkan diri. Minimal, ikut memberi masukan, apa yang bisa disampaikan dalam Rakernas. Muaranya, demi peningkatan kualitas dan jati diri SH Terate.

Sebagaimana bidang garapan SH Terate, rakernas juga akan dibagi menjadi dua sesi. Sesi pengembangan organisasi dan idealisme. Pengurus pusat sudah menggodok bahan referensi yang dilempar dalam Rakernas. Karena sifatnya baru bahan, tentunya butuh penggodokan dan penyempurnaan. Tugas Ketua Cabang SH Terate nanti adalah menyempurnakan bahan yang sudah dipersiapkan pengurus pusat.

Ajang Kangen-Kangenan

Lalu bagaimana tanggapan cabang? Rata-rata mereka menyambut hangat. Banyak pula yang mengaku sudah menunggu momen seperti ini. Bahkan, ketua cabang lebih suka menyebutnya sebagai ajang silaturahmi.” Di Madiun kita bisa ketemu sedulur. Kangen-kangenan. Sudah lama saya merindukan kesempatan seperti ini,” ungkap Yahmin Nuryadi, tokoh SH Terate yang kini bermukim di P. Borneo.

Maklum, acara temu kadang dengan skala nasional, saban tahun memang bisa dihitung dengan jari. Wajar jika ketua cabang, menyambut Rakernas dengan antusias. Pengamatan Terate, jalannya Rakernas SH Terate 2009 yang digelar di Padepokan Sh Terate dan diikuti oleh sekitar 196 ketua cabang ini bakal gayeng.

Dari SH Terate Cabang Pemalang, Taufik Rochim, setali tiga uang. Dia menilai, thema sentral yang diusung pengurus pusat dalam Rakernas kali ini sudah tepat. Acuannya, SH Terate mau tidak mau kini harus mengahadpi era persaingan pasar bebas. Konsep antisipasi terhadap akses persaingan global itu, musti segera digarap dengan serius. “Kalau kita lengah, benar, SH Terate bisa terpecah jadi berkeping-keping. Pemilu kemarin, saya yang di daerah saja sudah pusing. Apalahi yang di pusat dengan jumlah massa cukup besar.Pokoknya kita harus tetap ces, sedulur,” katanya.

Akhirnya, semoga perhelatan ini membuahkan mufakat yang di kemudian hari bisa bermanfaat bagi perkembangan SH Terate. Selamat bermusyawarah. Di luar, jutaan saudara menunggu setia hasilnya.(terate)

Sumber : www.lawupos.net

Rabu, 21 Oktober 2009

RASA

terasa malam sudah mulai melarut
suara binatang malam berlomba-lomba menunjukkan suaranya yang merdu
suara katak yang dominan suara bas
suara jangkrik yang dominan suara sopran
dan suara burung2 malam seakan menyihir suasana malam yang cekam
menjadi suasana romantis

di ujung langit
bulan dengan menunjukkan separuh dari badannya
seakan ingin menyapa malam
bintangpun dengan kedipannya laksana mata wanita bali
menambah harmoni dunia malam

sungguh indah dunia malam
salah satu tanda kebesaran Tuhan
akupun terlena dalam kebesaranNYA
selanjutnya terasa cintaku padaNYA mengalahkan cintaku pada ciptaanNYA

telingaku mengangkap suara binatang2 malam
mataku melihat bulan yang malu2 dan bintang yang berkedip
namun, otakku perlahan memasuki dimensi yang beda
dimensi cintaku pada kaum hawa yang pernah singgah di hatiku
indra-indraku pun tertutup

kini terasa cintaku pada kaum hawa seakan tak terasa lagi
seakan terhisap oleh wanita2 yang pernah ada di hatiku
ada apa ini.................?

apakah karena tidak ada kaum hawa yang mampu mencuri hatiku saat ini......?
jika ia,
aku yakin suatu saat pasti ada karena Tuhan tidak mungkin salah mencatat
atau karena cintaku pada MU ....YA ALLAH....yang mengalahkan cintaku pada kaum hawa...?
jika ia...
ijinkanlah aku mencintai kaum hawa karena cintaku padaMU...

suara sebutir kelapa jatuh dari tangkainya
keras sekali suaranya
membuat aku terbangun dalam pikiranku yang mulai menjauh
dan suara katak, jangkrik serta burung2 malam kembali terperangkap oleh telingaku
bulan yang malu2, bintang2 yang selalu berkedip
dan peristirahatan tokoh-tokoh besar di barat hadapanku pun
kembali terwujud dalam mataku.

selanjutnya akupun kembali dalam bulir2 tasbihku.....


30 maret 2002
congkop ponpes miftahul ulum x-sat jember.

Selasa, 13 Oktober 2009

PSHTCABANGSLEMAN

SUSUNAN PENGURUS CABANG PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE CABANG SLEMAN PROPINSI DI. YOGYAKARTA
PERIODE TAHUN 2006-2011


Ketua : Minto Sarjono, S. Sn
Wakil Ketua 1 : Bimo Subandi Murbodinoto
Wakil Ketua 11 : Siwi Suhandoko, S.Hut
Wakil Ketua 111: Sugiarto, SH. CN

Sekretaris 1 : Erwin Setyo Kriswanto, M. Kes
Sekretaris 11 : Tutik Sumarsih

Bendahara 1 : Arif Pramudwiatmoko, ST
Bendahara 11 : Retnoningrum

Biro-Biro
1.Organisasi dan Keanggotaan:Sardi
Slamet Riyadi
Marimin
2.Pencak Silat Seni dan Kepelatihan:
-Saiful Anwar
-Wahyo Saptono
Endah Sulistyawati
Sriyanto
3.Pencak Silat Olahraga dan Beladiri:
Awan Hariyono, M. Or
Eko puji hariyanto
Nexon letai
4.Dana dan Kesejahteraan: Drs. Purnomo Andri M
Rosalina
Mulyono, A. Md
5.Pembinaan Siswa:Alif Eni Sri Wigunarti, S. Pd
Yohan Ardika
F. Dethan CMDL
Bahroni Abusiri
6.Umum : salman P. Totok Tri W
Pardi Sunardi
Basir Sri duni
Warto







SUSUNAN DEWAN PERTIMBANGAN PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE CABANG SLEMAN PROPINSI DI. YOGYAKARTA
PERIODE TAHUN 2006-2011

Ketua : M. Bambang Sulaksono
Wakil Ketua : H. Anung Pranowo, SE, MBA
Sekretaris : Widodo
Anggota : A. Ngatijan, S. Pt
Suwito Cokro

Sabtu, 10 Oktober 2009

manusia

إن الله لا يغيِّر ما بقوم حتى يغيِّروا ما بأنفسهم

Senin, 05 Oktober 2009

trik sederhana mengatasi kecemasan di gelanggang

Ada satu trik sederhana yang boleh diaplikasikan terutama yang masih keranjingan adrenalin main pencak silat di gelanggang:

1. Secara sadar, niatkan sepenuh hati untuk fokus ke permainan. Ini bisa dimulai ketika kita mulai berdoa sebelum melakukan peregangan dan senam. Sebelum berdoa, niatkan bahwa pikiran dan kondisi mental anda "siap" atau "ON" setelah selesai berdoa.

2. Lakukan stretching/peregangan secara perlahan-lahan, pastikan semua otot terulur dengan baik. Dan pastikan gerakan senam yang anda lakukan benar-benar maksimal menaikkan denyut nadi di kisaran main (masuk zona latihan)

3. Untuk mengusir rasa cemas/grogi/takut, saar stretching dan senam ulang-ulang saja frase kata berikut ini: "Fokus-rileks, fokus rileks, fokus rileks, fokus rileks," atau "santai-kuat" atau cukup "fokus-fokus-fokus.." atau kata pendek lain yang anda inginkan.
beberapa atlit mungkin merasa nyaman dengan mengucap doa secara pendek atau mengucapkan dzikir. Sama saja, asalkan itu:
a. pendek dan mudah diulang-ulang
b. tidak mengandung kata negatif misalnya "tidak" atau "jangan" atau "bukan", dsb
c. anda tidak harus memepercayainya, yang perlu dilakukan cuma mengulang-ulangnya dalam hati

4. Ketika sudah berada di pojok grlanggang, berdoalah sekali lagi. Saat itu niatkan dan fokuskan bahwa setelah selesai berdoa, anda sudah berada dalam keadaan "SIAP MAIN". Saat itu, lupakan menang kalah, yang ada di kepala cukup "main".

Permainan pencak silat sangat fleksibel, jadi jangan kaku dengan permainan atau strategi yang sudah direncanakan. Selama kondisi pikiran tetap rileks, kita bisa sangat fleksibel berubah pola main satu ke pola main yang lain, menyesuaikan dengan waktu dengan mudah tanpa harus merasa panik (untuk TGR) sehingga performance tinggi tetap bisa diperoleh.

have a nice trying !

N.B:-Pd saat brdoa hrs bnar2 pasrah kpd-NYA,mnunjukan bhwa kita itu hny mnusia yg lemah dan tdk pnya kuasa ap2 d hadapan-NYA,hany ALLAH yg mha pemberi dan penyanyang umat-NYA,menang/kalah ALLAH yg menentukan jd umat-NYA brusha kras+brjuang sampai titik darah pnghbisan...agar ALLAH Membrikan kt kemenangan
- Trik psikologi ini tidak menjamin 100% anda meraih kemenangan. kemenangan ditentukan banyak faktor al fisik, teknik, taktik, mental, etika. Yang jelas kalau main di gelanggang ya tetap harus ada persiapan !!!

Selasa, 01 September 2009

kegelisahan

pukul 14.30...
aku bangun dari tidurku
kebuka mataku
namun hati tak bisa ku buka
ada kegelisahan
entah itu apa aku belum tahu

pukul 14.40
aku mandi
badan lengket dan bau kurang sedap
ku guyur tubuh ini dengan air
segar dan segar terasa
namun kegelisahan dalam hati ini tetap bertahta
resah, tak menentu

pukul 15.00
setelah sholat ashar aku keluar kost
mencari apa yang menjadi kegelisahan
ayunan sepeda mengikuti kata hati
hati yang seharusnya bersinar
sekarang gelap dan tak bercahaya terasa
bingung hanya itu yang ada
resah hanya itu yang terasa

aku terus mengayuh sepedaku
yang telah lama menjadi sahabat
sahabat dalam kesunyian
sahabat dalam kesedihan
sabahat dalam kegembiraan

akhirnya setelah mengayuh sepeda
kata hati menghentikan langkah ayunan sepeda
terhenti di sebuah tempat
tempat yang sejak lama menjadi tempat perenunganku
perenungan di jogja
JEMBATAN BABARSARI

di sini rasa suntukku pun mulai luntur
oleh suara air yang mengalir
oleh air yang jernih
warna air menyejukkan mata terus turun ke hati

di sinilah aku coba membuka kesuntukkan hati
yang telah meracuni aku...
dan lambat laun suntuk di kudeta oleh jernihnya air...





Senin, 24 Agustus 2009

AGAMA KETERASINGAN

AGAMA KETERASINGAN

Ada seorang anak yang sejak kecil hidup dalam nuansa agama
Namun ketika umur menginjak kepala dua
Ia sadar, bahwa hidupnya dalam tirai keterasingan

Agama keterasingan

Dari kecil , ia hanya menerima doktrin agama
Menjalankannya dengan penuh taat
Karena dalam pikirannya, itu adalah kewajiban
Jika tidak dilakukan mendapat dosa, diancam oleh kejamnya neraka
Jika dilakukan mendapatkan pahala, dirayu oleh kemewahan alam surgawi
Suatu pikiran mekanikpun bertahta dipikrannya

Agama keterasingan

Ada seekor anak ayam yang masih dalam cangkangnya
Setelah umurnya cukup, ia pun ingin melihat dunia
Ingin mengerti hakikat dunia yang maha lus
Ingin melihat induk yang telah melahirkannya

Anak ayampun berontak atas tiran cangkang
Mendobrak, mencongkel belenggu cangkang
Sampai ia keluar dalam cangkang berserakan
Alangkah terkejut ia tidak bisa berdiri atas kakinya sendiri

Agama keterasingan

Nasib anak manusiapun tak jauh seperti anak ayam
Ingin keluar dari kehampaan
Karena ia jenuh atas kewajiban
Kewajiban yang menutup kakikat esensi
Kewajiban yang terasa kemunafikan
Ia pun menjadi pembangkang agama

Dalam bahasa karl marx:
Agama adalah candu msyarakat
Manusia kehilangan kesadaran duniawinya oleh ganjaran dan ancaman
Melakukan perbuatan hanya ingin mendapatkan surga
Takut kepada neraka.
Bukan takut pada yang membuat surga dan neraka
Bukan pula karena cinta pada Allah dalam bahasa Rabi’ah ad-dawawiyah

Agama keterasingan

hidup tak ubahnya air
mengalir dari hulu
berproses
menuju muara

agama menjadi asing
fase ini yang di alami anak manusia
sebuah pencarian jati diri sebagai manusia
diri sebagai Abdullah

apakah proses yang dialami anak manusia akan menuju pencerahan….?
Atau malah proses hanya berenang-renang dalam ruang yang hampa….?




Wisma ambera, jogja
22 agustus 2009

Rabu, 19 Agustus 2009

dulu

dulu
aku hanya ingin belajar psht. dengan mengagumi rasa persaudaraannya.

Minggu, 09 Agustus 2009

aku tidak boleh menyerah dalam mimpi
manusia pada hakekatnya adalah makhluk paling sempurna
yang di ciptakan oleh Tuhan
walau terkdang manusia banyak mengatakan
bahwa tak sempurna.


aku tidak boleh menyerah dalam mimpi

dalam film MERANTAU
dikisahkan bahwa dalam tradisi mingangkabau .
setiap anak laki2 suatu saat akan pergi meninggalkan tanah kelahirannya.
mencari pengalaman hidup . belajar dari alam yang aka menuntunnya agr bisa mebedakan mana cahaya kebenaran dan cahaya kesalahan dan menjadi lelaki sejati.
"APAPUN YANG DI KATAKAN ORANG BELUM TENTU ITU YANG PALIN BENAR". ITU pesan ibu yuda sebelum yuda pergi.

aku tidak boleh menyerah dala mimpi.

pun aku disini merantau mencari ilmu dan pengalaman hidup
yang membentuk kepribadianku.

semoga esok saat aku pulang bisa membeikan yang terbaik
untukku
untuk aba dan umi ku
untuk masyarakatku.
amin.....
semoga Allah selalu memberi hidayah pada ku.....

Senin, 03 Agustus 2009

jika tenang menghampiri


saat ini aku butuh akan rasa tenang
untuk menata langkah
untuk menata kakiku hendak kemana melangkah.
aku harus tenang
ituah yang harus ada
karena aku merasa awan sedang berkabut.

aku harus kembali pada kejernihan hati
aku harus kembali pada kejernihan pikiran
untuk melangkah
demi hidup.

sudah bertahun-tahun meninggakan tanah kelairanku
merantau untuk menimba ilmu dan pengalaman
kini diri merasa sudah saatnya kembai.

aku harus tenang
dalam menghadapi masalah2 yang mendera
ini mungkin pengaaman idup merantau.
semoga ada manfaat
aku merantau.

Sabtu, 11 Juli 2009

berenang-renang dalam ruang yang hampa

selama beberapa hari ini
diri kembali merasa berenang-renang dalam ruang hampa.
seperti pohon yang terasa kehilangan akarnya
;;;;;
di manakah akar itu
di manakah...
dimanakah....
seakan aku ke hilangan obsesiku

sejenak aku mendambakan menjadi sosok nabi yang tak surut semangatnya,
sejenak akupun mendambakan menjadi sosok GUS DUR.
AH......
TAPI DIRI melayang
diri temukan diri
mengenal diri
kenali diri.....

Kamis, 09 Juli 2009

kerahasiaan hati

Manusia terlahir ke alam dunia ini dibekali dengan 'hati'. Hati yang dimaksud disini bukanlah hati yang sesungguhnya, melainkan abstrak. Di hati inilah kita sering merasakan sakit, sedih, gembira maupun senang. Semuanya bisa dirasakan dalam hati. Tapi hati yang ada di setiap umat manusia itu bisa berbicara dan bercakap-cakap dengan diri kita sendiri. Untuk bisa memahami suara hati tersebut perlu kiranya kita mengetahui ciri-ciri suara hati (hati nurani) yang merupakan suara GUSTI ALLAH lewat GURU Sejati.
Hati manusia itu terbagi menjadi dua yaitu:- hati besar- hati kecilHATI BESAR bisa bersuara dan mengatakan sesuatu kepada kita, tetapi suara-suara itu selalu berkata bohong. Contohnya, ketika kita sering semedi ataupun shalat, hati besar kadang-kala mengatakan,"Ibadahmu luar biasa! Tidak ada orang yang semedi-nya ataupun shalatnya seperti kamu". Bahkan kadangkala hati besar juga menyuruh untuk menipu, mencuri, emosi dan memaki-maki orang, membunuh dan lain-lain. Sering kita mendengar berita ada seseorang yang mendengar suara untuk membunuh anak maupun istrinya agar kesulitan ekonomi yang melilit segera dapat teratasi. Tragisnya, suara itu malah dianggap sebagai wangsit atau suara ghaib dari GUSTI ALLAH. Hal itu jelas keliru. Karena hati besar senantiasa berkata bohong dan menghasut. Siapa penguasa hati besar? Setan dan Iblis, itulah yang menguasai hati besar kita. Di Al Qur'an disebutkan bahwa Iblis dan setan itu diberi kesempatan oleh GUSTI ALLAH untuk menggoda iman manusia hingga terjerumus ke tempat yang nista. Di tempat itulah kita tinggal menyesali diri. Contohnya, ketika kita sudah melakukan pembunuhan gara-gara mengikuti perkataan hati besar, maka setan dan iblis pun akan tertawa terbahak-bahak penuh sukacita. Sementara kita, tinggal menyesali diri di balik terali besi. HATI KECILSementara hati kecil juga bisa bersuara dan mengatakan sesuatu kepada kita. Dan suara-suara yang muncul selalu berkata jujur dan tidak pernah bohong. Hati kecil juga biasa disebut-sebut sebagai hati nurani. Di hati nurani tiap manusia inilah GUSTI ALLAH lewat GURU Sejati bersemayam. Ketika berbuat salah, hati kecil senantiasa menegur apa yang telah kita lakukan.Lewat hati kecil inilah, manusia tahu apa yang bakal terjadi pada dirinya. Lho, darimana kok bisa tahu apa yang bakal terjadi? Ya tentu saja dari GUSTI ALLAH yang menginformasikan pada GURU Sejati dan meneruskan pada kita. Ambil contoh, pernahkah Anda naik motor? Ketika menaiki motor tersebut Anda merasakan bahwa motor yang Anda tumpangi akan bocor. Suara di hati Anda begitu kuatnya mengatakan bahwa ban motor akan bocor, sehingga ban motor tersebut akhirnya bocor sungguhan. Suara hati kecil inilah yang seharusnya kita dengar. Tetapi kadangkala hati besar senantiasa mengganggu kita untuk berbincang-bincang dengan hati kecil. Bahkan sering hati besar menyaru-nyaru dengan berkata lebih bijaksana sehingga kita pun percaya bahwa suara yang kita dengar itu adalah dari hati kecil. Untuk bisa melatih agar lebih mendengar suara hati kecil tersebut, hendaknya kita sering berdiam diri dulu, merenung, sebelum mengambil keputusan tentang apa yang akan kita lakukan. Ketika berdiam diri dan merenung itulah akan muncul suara baik dari hati besar maupun hati kecil yang sangat bertolak belakang. Nah, dari suara dan tutur katanya itulah kita bisa mengetahui cara suara itu diucapkan maupun bahasanya untuk membedakan antara hati kecil maupun hati besar. Oleh karena itu, sangatlah hebat sabda dari Kanjeng Nabi Muhammad SAW yang menyatakan bahwa Jihad (perang) yang besar adalah jihad melawan hawa nafsu. Sedangkan hawa nafsu itu tempatnya ada di hati besar yang juga tempatnya iblis dan setan bersemayam. Jika sudah bisa mengalahkan hati besar tersebut, maka kita akan lebih mudah untuk mendengarkan hati kecil dan selalu dapat berkomunikasi dengan GUSTI ALLAH.

*Hidupkan Kesejatian
Dalam setiap tubuh manusia terdapat satu piranti khusus yang diciptakan oleh GUSTI ALLAH. Namun kebanyakan manusia tidak menyadari pentingnya piranti itu. Piranti tersebut merupakan bagian tubuh manusia yang berukuran kecil.Namun jika satu bagian tubuh ini rusak, maka rusaklah manusia itu. Bagian tersebut adalah hati nurani atau yang dikenal dengan kalbu. Begitu pentingnya arti dari sebuah kalbu, sampai-sampai Rasulullah Muhammad SAW mengungkapkan lewat hadistnya,"Dalam tubuh setiap orang terdapat bagian yang terkecil yang disebut kalbu. Jika kalbunya rusak, maka rusaklah akhlak manusia itu. Namun, jika kalbunya baik, maka baiklah akhlak manusia itu". Begitu pentingnya sebuah hati nurani atau kalbu itu hingga piranti yang merupakan bagian dari tubuh kita itu menjadi 'tali' pengikat antara kita dan GUSTI ALLAH.Pernah ada seorang teman yang menyatakan,"saya tidak suka bekerja dengan hati nurani. Saya lebih suka bekerja dengan logika". Agak kaget juga saya mendengar perkataannya. Memang manusia dibekali dengan logika. Tetapi tidak semua yang ada di muka bumi ini bisa dilogika. Karena GUSTI ALLAH menciptakan alam ini ada dua yakni alam nyata dan alam ghaib. Bagaimana bisa masuk logika jika menyangkut alam ghaib? Lalu dengan apa manusia bisa menyaksikan keberadaan alam ghaib? Jawabannya hanya satu yaitu dengan kalbu. Jika diasah secara terus menerus maka kalbu manusia itu akan lebih tajam daripada pisau. Namun sebaliknya, jika kalbu tersebut tidak pernah diasah, maka akan tumpul. Kebanyakan pelaku spiritual sangat memperhatikan betul terhadap kalbu. Mereka melihat dengan kalbu, merasa dengan kalbu, mendengar dengan kalbu bahkan kadang-kadang mereka meraba dengan kalbu. Apakah otak manusia sebagai tempat untuk berpikir tentang logika tidak penting? Wah, sangat penting. GUSTI ALLAH tidak akan menciptakan apapun di dunia ini yang sia-sia. Semuanya pasti ada gunanya. Untuk itu, antara otak manusia dan kalbu memiliki hubungan yang sangat penting. Agar hati bisa setajam belati, lakukanlah latihan dengan kalbu Anda. Aktifkanlah kalbu Anda agar bisa lebih mendekat pada GUSTI ALLAH. Pada dasarnya, semua yang ada di dunia ini ada dalam kalbu. Kegembiraan, kesenangan, kebahagiaan, rasa syukur dan lain-lainnya ada pada kalbu. Oleh karena itu, gunakanlah kalbu Anda untuk selalu bisa berkomunikasi dengan GUSTI ALLAH.

Kalau Kau Sibuk Kapan Kau Sempat

Kalau Kau Sibuk Kapan Kau Sempat

Kalau kau sibuk berteori saja
Kapan kau sempat menikmati mempraktekan teori?
Kalau kau sibuk menikmati praktek teori saja
Kapan kau memanfaatkannya?

Kalau kau sibuk mencari penghidupan saja
Kapan kau sempat menikmati hidup?
Kalau kau sibuk menikmati hidup saja
Kapan kau hidup?
Kalau kau sibuk dengan kursimu saja
Kapan kau sempat memikirkan pantatmu?
Kalau kau sibuk memikirkan pantatmu saja
Kapan kau menyadari joroknya?

Kalau kau sibuk membodohi orang saja
Kapan kau sempat memanfaatkan kepandaianmu?
Kalau kau sibuk memanfaatkan kepandaianmu saja
Kapan orang lain memanfaatkannya?

Kalau kau pamer kepintaran saja
Kapan kau sempat membuktikan kepintaranmu?
Kalau kau sibuk membuktikan kepintaranmu saja
Kapan kau pintar?

Kalau kau sibuk mencela orang lain saja
Kapan kau sempat membuktikan cela-celanya?
Kalau kau sibuk membuktikan cela orang lain saja
Kapan kau menyadari celamu sendiri

Kalau kau sibuk bertikai saja
Kapan kau sempat merenungi sebab pertikaian?
Kalau kau sibuk merenungi sebab pertikaian saja
Kapan Kau akan menyadari sia-sianya

Kalau kau sibuk bermain cinta saja
Kapan kau sempat merenungi arti cinta?
Kalau kau sibuk merenungi arti cinta saja
Kapan kau bercinta

Kalau kau sibuk berkhutbah saja
Kapan kau menyadari kebijakan khutbah?
Kalau kau sibuk dengan kebijakan khutbah saja
Kapan kau akan mengamalkannya?

Kalau kau sibuk berdzikir saja
Kapan kau sempat menyadari keagungan yang kau dzikir?
Kalau kau sibuk dengan keagungan yang dzikiri saja
Kapan kau mengenalnya?

Kalau kau sibuk berbicara saja
Kapan kau sempat memikirkan bicaramu?
Kalau kau sibuk memikirkan bicaramu saja
Kapan kau mengerti arti bicara?

Kalau kau sibuk mendendangkan puisi saja
Kapan kau sempat berpuisi?
Kalau kau sibuk berpuisi saja
Kapan kau memuisi?

(Kalau kau sibuk dengan kulit saja
Kapan kau sempat menyentuh isinya?
Kalau kau sibuk menyentuh isinya sja
Kapan kau sampai intinya?
Kalau kau sibuk dengan intinya saja
Kapan kau memakrifati nya-nya?
Kalau sibuk memakrifatinya nya-nya saja
Kapan kau bersatu dengan Nya?

“Kalau kau sibuk bertanya saja
Kapan kau mendengarkan jawaban”.
sebuah renungan Gumus

kosong dan kosong

kosong adalah isi
isi adalah kosong